PAREPARE, SULSELEKSPRES.COM – Televisi Peduli Parepare sukses menyiarkan secara langsung launching Kebun Raya Jompie (KRJ) via streaming Youtube dan Fanpage Facebook TV Peduli Parepare, Selasa (28/11/2017).
TV Kebanggaan Parepare ini dipercaya oleh Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) menyiarkan jalannya acara launching langsung dari KRJ dan ditonton oleh seluruh pengelola kebun raya di Indonesia, termasuk Ketua Kebun Raya Indonesia, Megawati Soekarno Putri.
Acara ini dihadiri Kepala LIPI, Prof. Dr. Ir. Bambang Subiyanto, M.Sc dan anggota DPR-RI, Andi Yuliani Paris dan pihak Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).
Wali Kota Parepare Taufan Pawe, yang diwakili oleh Plt. Sekertaris Daerah, Iwan Asaad, mengatakan, status hutan jompie yang kini berubah menjadi kebun raya telah melalui proses yang panjang.
“Kita punya ikon baru di Parepare. Dulu ini hutan namun berkat dukungan seluruh pihak terutama dari LIPI, Kementrian PUPR, akhirnya kawasan seluas 13,5 hektar ini menjadi kebun raya, satu-satunya di Sulsel,” katanya.
Iwan menjelaskan, pembangunan kebun raya Jompie oleh pemerintah kota Parepare dilakukan secara bertahap, dan hasilnya kini sangat membanggakan. Pemerintah Kota Parepare, kata dia, akan menjaga keprcayaan dengan merawat melestarikan tumbuhan yang ada di kebun raya jompie tersebut.
“Tentu, akan kami kami kelola dengan menagemen yang baik dan profesional. Kami akan berinonavasi dan tentu tidak akan menghilangkan kepercayaan pemerintah pusat,” ungkap Kepala Bappeda Parepare tersebut.
Iwan menambahkan, Walikota Parepare tidak pernah berhenti memberikan arahan menyangkut ruang terbuka hijau (RTH).
“Pak wali selalu mengingatkan dan berharap agar kebun raya jompie kelak menjadi sebuah daya tarik, sehingga kota Parepare menjadi kota tujuan sejalan dengan teori telapak kaki oleh pemerintah kota,”paparnya.
Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik Dinas Kominfo Parepare, La Ode Arwah Rahman, mengungkapkan, selain streaming Youtube dan Fanpafe Facebook TV Peduli, acara ini juga disiarkan langsung melalui Radio Peduli, streaming Radio Peduli (pareparekota.go.id), dan aplikasi Erdio android.
“Jadi, ini permintaan LIPI agar acara launchingnya disiarkan secara live streaming. Ketua kebun raya Ibu Megawati menyaksikan acara ini di Jakarta,” jelasnya.
Secara teknis, tambah La Ode, tidak ada kendala yang dihadapi pihaknya karena mereka didukung kebutuhan bandwith jaringan yang besar dari telkom dan indosat.
Menurut La Ode, ini sebuah langkah awal pihaknya sebagai pengelola TV lokal pemerintah daerah dalam pemanfaatan kemajuan teknologi penyiaran, yang kini secara perlahan mulai bergerak ke system konvergensi media.
Ia berharap, kedepan TV Peduli akan jauh lebih baik menyajikan tayangan-tanyangan berkualitas dan lebih luas. “Ini langkah awal untuk tv peduli, Kita bisa live meski dengan peralatan yang terbatas,” ungkapnya.






