MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Pembangunan mega proyek jalan tol layang di Jalan AP. Pettarani membuat kemacetan di jalan nasional tersebut. Bahkan, dalam catatan akhir tahun Pemkot Makassar Kemacetan menjadi keluhan nomor satu masyarakat.
Hal itu yang membuat Walikota Makassar Danny Pomanto menawarkan salah satu solusi mengurai kemacetan dengan menawarkan akan ada pemasangan pembatasan jalan agar kendaraan tidak menumpuk.
“Kita mencoba memberi evaluasi tentang progres Elevated Toll Road. Tadi itu yang paling penting tentang kemacetan. Saya menawarkan solusi ekstrem, jadi di U-Turn itu pakai separator,” katanya, saat ditemui di rumah pribadinya, Jalan Amirullah, Jumat (18/1/2019).
BACA: Danny Akui Penegakan Perda Kebersihan di Makassar “Nol”
Hal itu rencananya Danny lakukan, karena, kata dia, kebanyakan masyarakat Kota Makassar tidak terlalu memperhatikan marka jalan yang ada. Sehingga, dengan cara memasang separator jalan itulah yang akan diambil.
“Orang di sini iti belum terlalu taat dengan marka jalan yang ada. Dibilang jangan belok dia belok, jadi dalam artian harus ada jalur yang fix dengan pakai separator,” ujarnya.
Sementara berdasarkan pasal 11 Peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor PM 34 tahun 2014 tentang marka jalan, Separator atau pembagi jalur berfungsi untuk mengatur lalu lintas dengan jangka waktu sementara.
Selain itu, separator membantu untuk melindungi pengendara, pejalan kaki dan pekerja dari daerah yang berpotensi tinggi akan menimbulkan kecelakaan.



