MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Wakil Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Andi Sudirman Sulaiman, menghadiri Sosialisasi Penanganan Benturan Kepentingan dan Whistle Blower System Lingkup Pemerintah Daerah se Sulsel, di Hotel Melia, Selasa (5/11/2019).
Andi Sudirman mengaku ingin memastikan tidak ada konflik kepentingan di dalam proses pemeriksaan. “Jika desain by sistemnya sudah berjalan, maka tentu akan berjalan lebih independen dan lebih terbuka, tidak ada conflict of interest,” tegasnya saat memberikan sambutan.
BACA: Wagub Sulsel Lepas 1.800 Pesepada, Perkenalkan Destinasi Wisata Bone
Jika selama ini hanya dilakukan satu kali evaluasi internal, maka pihaknya akan menggodok pemeriksaan dan evaluasi, serta pengawasan internal dilakukan tiga kali setahun.
“Kami masih menggodok perubahan Pergubnya. Jadi nantinya ada di awal, di tengah dan di akhir tahun. Termasuk mengarahkan, mencegah, mengevaluasi dan penindakan,” ungkapnya.
BACA: Gelar Fun Bike, Wagub Sulsel: Sederhana dan Menyehatkan
Menurut Andi Sudirman, jika hanya dilakukan evaluasi di akhir anggaran, memungkinkan kesalahan-kesalahan yang berjalan lama serta menyimpang sudah jauh, baru bisa ditemukan. Tidak ada evaluasi dan peringatan.
“Harapan ke depan, dengan tiga kali pemeriksaan, kita bisa meminimalisir temuan-temuan yang tidak perlu terjadi karena pemeriksaan akan ada tahapan,” imbuhnya
Selanjutnya, kata Andi Sudirman, adalah wacana peningkatan kapasitas APIP, serta posisi dalam eselonisasi. Termasuk mutasi atau pergeseran melalui intervensi persetujuan Irjen Kementerian.
“Kita akan lihat sejauh mana bisa efektif,” terang Andi Sudirman



