PAREPARE, SULSELEKSPRES.COM – Kelurahan Watang Bacukiki, Kecamatan Bacukiki, Kota Parepare, berhasil keluar sebagai Juara II dalam lomba Kelurahan tingkat Provinsi Sulawesi Selatan tahun 2018. Hal itu, diungkapkan Camat Bacukiki Barat, Iskandar Nusu, Selasa (18/9/2018).
Iskandar menjelaskan, panitia lomba sebelumnya telah melakukan penilaian dengan berkunjung dan meninjau Watang Bacukiki. Selanjutnya, kata dia, Lurah Watang Bacukiki, Supardi, melakukan presentasi di Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kota Makassar, pada bulan Agustus lalu.
“Keberhasilan kami dalam meraih prestasi tersebut, karena banyaknya terobosan dan inovasi yang kami lakukan. Sehingga, pelayanan publik dapat berjalan efektif dan efisien, khususnya dalam mewujudkan keberhasilan pembangunan diwilayah Kelurahan Watang Bacukiki,” jelasnya.
Oleh karena itu, lanjut Iskandar, pihaknya mengapresiasi atas prestasi yang telah diraih oleh Watang Bacukiki. Apalagi, jelasnya, keikutsertaan Watang Bacukiki pada lomba tersebut untuk menunjukkan sisi lain dari Kelurahan yang ada di Parepare, khususnya di wilayah pedalaman.
“Walaupun belum menjadi terbaik pertama pada lomba ini, tetapi hasil ini sudah merupakan capaian yang luar biasa, kami tetap bangga dengan capaian ini. Karena, Watang Bacukiki mampu bersaing dengan kelurahan lainnya yang berada di pusat kota,” ungkapnya.
Sementara, Supardi mengemukakan, hal menarik yang ditonjolkan Watang Bacukiki dalam lomba tersebut yakni pemberdayaan masyarakat dengan pelibatan secara langsung, terhadap program yang berlandaskan kearifan lokal. Salah satunya, kata dia, yaitu inovasi melalui program Perempuan Peduli Lingkungan yang dilaksanakan untuk meningkatkan kegotongroyongan, dengan kerja bakti bersama yang rutin dilaksanakan setiap akhir pekan.
“Kegiatan ini dilakukan oleh ibu-ibu rumah tangga dan dilakukan tidak hanya disatu tempat tetapi berbeda setiap minggunya. Tidak hanya itu, kegiatan peduli lingkungan juga dilaksanakan penghijauan pada titik-titik tertentu,” ujarnya.
Inovasi lainnya, lanjut Supardi, yaitu WTB peduli sesama melalui kegiatan jimpitan serta WTB mengaji, untuk mewujudkan Kelurahan Watang Bacukiki menjadi daerah yang bebas buta huruf hijaiyah.
“Tentunya seluruh inovasi tersebut menggunakan konsep pemberdayaan masyarakat dengan melibatkan masyarakat secara langsung, kami pemerintah setempat hanya mendukung dan memfasilitasinya,” terangnya.
Sekedar diketahui, penerimaan tropi dan piagam penghargaan kepada kelurahan yang berhasil menjadi juara pada lomba tersebut, dijadwalkan akan dilaksanakan pada tanggal 23 September 2018, yang diserahkan langsung oleh Gubernur Sulawesi Selatan, di Makassar.






