Fenomena geng motor, begal diberbagai tempat yang melibatkan anak-anak juga menjadi keprihatinan tersendiri. Ada banyak anak-anak harus berhadapan dengan hukum untuk kasus begal bahkan ada pula anak yang terpaksa ditembak mati oleh petugas.
Demikian juga dengan kasus-kasus Kekerasan seksual bergerombol akan semakin menjadi ancaman serius bagi anak-anak Indonesia, anak yang dijadikan korban peredaran dan pemakai narkoba jika tidak diantipasi segera juga diprediksi menjadi sasaran empuk bagi para cukong-cukong narkoba tingkat international.
Demikian juga Penanaman paham–paham radikalisme, kebencian dan intolerasi terhadap anak baik dalam ruang kelas, publik dan ditengah-tengah keluarga dalam menghadapi tahun politik bangsa juga semakin menakutkan. Penganiayaan dan penelantaran terhadap anak juga akan menjadi kasus yang tidak bisa terhindar bagi keluarga.
Tekanan ekonomi dan Kekerasan Dalam Rumah Tangga dan ketidakharmoinisan keluarga akan berdampak negatif bagi pengasuhan anak. Anak akan sering menjadi korban pelampiasan kemarahan dan kepanikan orangtua akibatnya anak teraniaya dan terlantar.
Fenomena anak mengkonsumsi zat adiktif berupa lem aibon, komix dan zat-zat adiktif lainnya yang dapat memabukkan merangsang otak dari pembalut wanita, pempers dan jenis obat-obat perangsang lainnya juga menjadi ancaman bagi anak ditahun-tahun mendatang.





