116 Rumah di Paccerakkang Terendam Banjir, Warga Diungsikan di Masjid

Perumahan Buka Mata Indah Residence, Paccerakkang, mulai mengungsi karena banjir/ IST

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Setelah hujan deras mengguyur Kota Makassar dalam beberapa hari terakhir, ribuan rumah warga terendam banjir. Sebagian warga mengungsi di tempat yang lebih tinggi.

Salah satu daerah yang terkena dampaknya adalah di Perumahan Buka Mata Indah Residence, Paccerakkang. Setidaknya ada 116 rumah yang terendam air setinggi 50 cm hingga satu meter.

Ketua Rukun Tetangga setempat, Bachtiar mengatakan jumlah korban sudah mencapai 210 jiwa, yang terdiri dari usia lanjut 42 orang, dewasa 121 orang, dan balita 47 orang.

“Korban banjir ada 116 Kepala Keluarga dengan keterangan lansia 42 orang, dewasa 121 orang, dan balita 47 orang. Jumlah korban 210 jiwa,” urai Bachtiar, Ketua RT 05 RW 04 Kelurahan Paccerakkang, Kecamatan Biringkanaya.

Bachtiar yang melaporkan kejadian tersebut kepada tim penanggulangan darurat bencana banjir diimbau untuk mengevakuasi warganya ke Masjid Arramun. Sebagian warga mengungsi ke Masjid Arramun, namun sebagian masih bertahan di rumah masing – masing karena takut rumahnya disatroni penyamun.

“Itu warga suruh mi mengungsi di mesjid supaya tidak terlalu membahayakan jiwa anak-anak karena sekarang situasi volume air tambah naik saya lihat,” imbau Bachtiar kepada warganya.

Saat ini, Masjid Arramun yang dijadikan posko pengungsian mulai ramai oleh warga yang berbondong-bondong membuat Dapur Umum. Bantuan berupa mie instan, beras, dan gula mulai berdatangan.