
Siapa yang tidak kenal dengan nama Sugiarti Mangun Karim?. Politisi perempuan sekaligus anggota DPRD Sulsel dari PPP Sulsel ini, namanya sudah sangat begitu tersohor, khususnya bagi Masyarakat Bantaeng.
Andi Ugi, sapaan akrab Sugiarti memiliki pemilih fanatik di Bantaeng. Terbukti, tiga kali gonta-ganti kendaraan partai politik tak membuatnya ditinggalkan oleh masyarakat.
Sudah lebih dari 20 tahun lamanya, Sugiarti mewakili masyarakat Bantaeng di parlemen. Semasih jadi mahasiwa Unhas, dia sudah duduk menjadi anggota DPRD Bantaeng dari Fraksi Golkar periode 1992-1997.
Di legislatif kabupaten ini, dia sempat duduk menjadi wakil rakyat dari Golkar selama 17 tahun yakni periode 1997-1999 serta 1999-2004 serta 2004-2009.
Pada pemilu 2009, Sugiarti mengincar kursi parlemen provinsi dengan berganti kendaraan politik dari Golkar ke Partai RepublikaN. Dia terpilih kembali dan menjabat hingga 2014.
Memasuki pemilu 2014, kenyataan pahit harus diterimanya lantaran RepublikaN tidak lolos verifikasi. Dia kemudian berganti kendaraan lagi, kali ini PPP yang menjadi pilihannya.
Sekali lagi Sugiarti berhasil membuktikan diri kalau dirinya memiliki pemilih loyal. Duduk sebagai wakil rakyat DPRD Sulsel dua periode dengan dua partai berbeda.
“Pemimpin bukan persoalan jenis kelamin. Pemimpin adalah yang mendapat mandat dan memenangkan hati rakyat,” ujar Sugiarti beberapa waktu lalu.
Peluang
Menghadapi pertarungan Pilkada Bantaeng 2018 mendatang bukan hal baru bagi Sugiarti. Pasalnya, pada 2008 lalu, dirinya sudah pernah ikut pilkada meskipun gagal terpilih.
Melihat pengalaman dan loyalitas pendukungnya, pilkada 2018 menjadi peluang terbesar bagi Sugiarti mengambil alih kursi kepala daerah. Apalagi pada pilkada ini tidak ada lagi figur kandidat petahana.
3. Indira Chunda Thita SYL (PAN/Pilwali Makassar)





