25 C
Makassar
Friday, April 3, 2026
HomeMetropolisSatgas Sebut Penderita Covid-19 di Sulsel Tak Disiplin Jalani Isoman

Satgas Sebut Penderita Covid-19 di Sulsel Tak Disiplin Jalani Isoman

- Advertisement -

SULSELEKSPRES.COM – Kasus Covid-19 di Sulawesi Selatan masih masuk dalam 10 besar nasional. Kondisi ini diduga akibat warga yang tidak disiplin dalam menjalani isolasi mandiri (isoman) di rumah.

Koordinator Satgas Covid-19 Sulsel Arman Bausat mengatakan, sekitar 75 persen warga terpapar Covid-19 yang tidak disiplin menjalani isoman. Mereka tetap keluar rumah dan berpotensi menyebarkan virus Covid-19 ke masyarakat sekitar.

“Masih banyak penderita yang isolasi mandiri maupun berkeliaran. Sekitar 75 persen penderita yang masih berkeliaran,” ujar Arman kepada wartawan, Selasa (10/8).

Ia mengatakan, Pemprov Sulsel maupun Pemkot Makassar sudah menyiapkan tempat isoman bagi warga terpapar Covid-19. Hanya keterisian tempat isoman yang disiapkan pemerintah masih di bawah 40 persen.

“Angka penyebaran Covid-19 di Sulsel masih tinggi, tapi ruang perawatan di rumah sakit maupun tempat-tempat isolasi yang disiapkan pemerintah saat ini masih di bawah 40 persen,” bebernya.

Selain tidak disiplin menjalankan isoman, Arman mengaku tingkat kesadaran warga dalam menerapkan protokol kesehatan (prokes) juga masih rendah. “Masih banyak tidak pakai masker, tidak cuci tangan, dan berkerumun. Bahkan sudah dilarang jangan ada acara atau pesta, tapi masih banyak juga yang melanggar,” keluh Direktur Utama (Dirut) Rumah Sakit Khusus Daerah (RSKD) Dadi Makassar ini.

Arman menambahkan, kemunculan varian Delta juga memperparah penyebaran Covid-19 di Sulsel. Sementara itu laboratorium di Sulsel masih terbatas untuk mendeteksi varian baru.

“Kita tidak bisa mendeteksi, karena laboratorium yang ada di Makassar masih terbatas kemampuannya. Jadi inilah salah satu penyebab angka Covid-19 di Sulsel tinggi, karena varian Delta yang cepat menyebarnya tapi tidak bisa terdeteksi,” sebutnya.

Berdasarkan data Satgas Covid-19 Sulsel pada 9 Agustus 2021, jumlah warga Sulsel terkonfirmasi positif sebanyak 807 orang. Pasien yang dinyatakan sembuh sebanyak 1.763 orang.

Sementara itu, setidaknya sudah 640.153 orang menjalani testing. Jumlah itu terdiri dari 4.207 tes swab PCR dan 986 rapid antigen.

spot_img

Headline

spot_img
spot_img