MAROS, SULSELEKSPRES.COM – Kodim 1422 Maros kembali menggelar Vaksin Keliling (Simakkaling). Kali ini, SMK Fardillah di Moncongloe menjadi sasaran serbuan vaksinasi dilaksanakan.
Bekerjasama dengan Pemerintah Desa Bonto Bunga danPuskesmas Moncongloe, bukan hanya untuk siswa SMK Fardillah. Orang tua siswa juga diikutkan sebagai peserta vaksin.
Dandim 1422 Maros, Letkol Inf Budi Rahman mengatakan, program Simakkaling ini diusung Kodim 1422 Maros untuk membantu Pemkab Maros menyukseskan target 2.000 dosis vaksin perhari di kabupaten yang bertetangga Kota Makassar ini.
“Dari target 2.000 vaksin per hari itu, TNI-Polri sendiri kebagian target 575-590 dosis vaksinasi per hari,” ungkapnya pada Selasa (9/11/2021) lalu.
Selain di SMK Fardillah di Kecamatan Moncongloe, kegiatan serupa kata Letkol Budi, juga digelar di Desa Bonto Manurung, Pasar Pakalu, Kecamatan Batimurung, dan di Pasar Sabila, Kecamatan Mallawa.
Letkol Budi menambahkan, penyebaran titik vaksinasi ini untuk mendatangi warga masyarakat. Bukan mereka menunggu maayarakat untuk datang. Istilahnya, Kodim 1422 menjemput bola, bukan menunggu bola. Itu untuk meningkatkan partisipasi warga dalam vaksinasi di Maros. Diharapkan bisa mempercepat terwujudnya herd immunity di kabupaten berjuluk Butta Salewangeng ini.
Letkol Budi juga menegaskan, penyebaran titik ini juga dalam rangka memutus informasi hoaks terkait vaksinasi, yang membuat warga enggan mengikuti program vaksinasi. Sekaligus memberikan pemahaman bagi masyarakat, bahwa vaksin itu halal, suci dan dapat mencegah penyebaran virus Covid-19.
“Kami juga buat sebaran titik-titik vaksinasinya tidak berpusat di satu titik saja. Namun kami sebar ke titik berbeda. Kami sebar tim vaksinatornya di pusat aktivitas masyarakat, bukan menunggu masyarakat datang ke tempat kita,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Sekolah SMK Fardillah, Haeruddin S.Ag mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak yang telah mendukung terlaksananya kegiatan vaksinasi ini. Khususnya kepada Kodim 1422 Maros, yang telah menginisiasi kegiatan vaksinasi bagi siswa di sekolahnya.
“Kami berterima kasih atas inisiasi dari pihak Kodim 1422 Maros, yang masuk ke sekolah. Sehingga, tidak membebani kami pergi ke tempat lain untuk melakukan vaksinasi,” ungkap Haeruddin.
Haeruddin yang juga menjabat Ketua Yayasan Fardillah tersebut mengatakan, vaksinasi bagi pihak sekolah, juga menjadi syarat untuk menggelar Pembelajaran Tatap Muka (PTM). “Semoga vaksinasi ini bermanfaat bagi kita semua dalam memutus mata rantai Covid-19 di daerah ini,” harapnya.



