23 C
Makassar
Minggu, Mei 22, 2022
BerandaDaerahWali Kota Sampaikan Jawaban atas Pandangan Umum Fraksi Tentang Rancangan APBD 2022

Wali Kota Sampaikan Jawaban atas Pandangan Umum Fraksi Tentang Rancangan APBD 2022

PenulisLuki Amima
- Advertisement -

PAREPARE, SULSELEKSPRES.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Parepare menyampaikan jawaban Walikota atas Pandangan Umum Fraksi-fraksi DPRD, terkait dengan pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2022.

Sekretaris Daerah, Iwan Asaad, mewakili Wali Kota Parepare, Taufan Pawe, dalam rapat paripurna yang dilaksanakan di Gedung DPRD.

Iwan menjelaskan, pertanyaan maupun tanggapan yang disampaikan oleh masing-masing Fraksi, pada prinsipnya merupakan informasi awal dalam rangka memasuki pembahasan tingkat selanjutnya.

“Saya memahami bahwa adanya berbagai permasalahan yang ditemukan dalam penyusunan rancangan APBD, karena itu kita tetap berupaya untuk melakukan pencermatan, disertai solusi yang tepat dan optimal,” katanya.

BACA JUGA :  Wakil Wali Kota Terima Audiensi IAIN Parepare

Iwan menyampaikan jawaban atau penjelasan atas beberapa pertanyaan, tanggapan, saran dan usulan yang disampaikan melalui Pandangan Umum Fraksi-fraksi DPRD.

Seperti tanggapan Fraksi Amanat Kebangkitan Rakyat Indonesia, Fraksi Partai Nasdem, Fraksi Golongan Karya, Fraksi Partai Gerakan Indonesia Raya, Fraksi Partai Persatuan Bintang Demokrasi dan Fraksi Demokrat.

Salah satu Jawaban yang disampaikan dari tanggapan Fraksi Nasdem terkait pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama, Administrasi dan Kepala Sekolah tingkat SD dan SMP.

“Pemkot telah melaksanakan seleksi terbuka dan telah selesai sampai tahapan penentuan peringkat 3 besar peserta terbaik pada Bulan Oktober tahun 2021, selanjutnya diajukan kepada pejabat pembina kepegawaian sebagai tahapan evaluasi berikutnya,” ujarnya.

Untuk pengisian jabatan Administrasi, lanjut dia, sementara dalam persiapan reposisi pejabat untuk menyesuaikan dengan rencana penyetaraan jabatan struktural ke jabatan fungsional. Dimana terdapat beberapa jabatan struktural yang pada akhirnya akan berubah menjadi fungsional.

“Sedangkan jabatan kepala sekolah telah dilakukan tahap pengisian, mulai uji kompetensi oleh Lembaga Pembinaan dan Pemberdayaan Kepala Sekolah untuk diproses, termasuk melalui tim evaluasi kinerja dan akan diajukan ke pejabat pembina kepegawaian untuk mendapatkan persetujuan akhir,” tandasnya.

Menurutnya, pejabat yang berstatus Plt Kepala Sekolah tidak otomatis dapat didefinitifkan, karena sesungguhnya jabatan Plt, disamping sebagai jabatan mengisi kekosongan sementara, juga merupakan jabatan yang sifatnya evaluasi bagi ASN.

spot_img
spot_img

Headline

IDR - Rupiah indonesia
USD
14.498,6
EUR
15.293,3
JPY
111,0
KRW
11,4
MYR
3.317,5
SGD
10.465,3