MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Ketua Penasehat Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Swasta Kota Makassar, Muhammad Rais Samad berharap masyarakat kota Makassar dapat memanfaatkan keberadaan sekolah swasta ketika anaknya tidak lolos masuk ke sekolah negeri melalui jalur Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun 2023 ini.
Rais mengungkapkan, sekolah swasta itu lebih tua dari sekolah negeri dan merupakan perintis kemerdekaan serta seharusnya dihargai.
Sekolah swasta di Makassar, kata dia, selain memiliki banyak jasa juga banyak yang kompeten dan dapat menampung siswa-siswi yang tidak lolos PPDB.
“Jadi menurut saya keliru jika ada tanggapan bahwa kasihan anak-anak bisa tidak sekolah lantaran tak lolos PPDB di sekolah negeri. Kan ada sekolah swasta,” kata Rais kepada Kedai-Berita.com ditemui di sebuah warung kopi di bilangan Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, Sabtu 15 Juli 2023.
Rais mengaku heran jika masih ada orang yang berpandangan bahwa wadah pendidikan itu hanya sekolah negeri. Sekolah swasta, kata dia, juga adalah wadah pendidikan yang bisa mencetak siswa-siswa berprestasi dan berakhlak baik.
“Saya tidak sependapat kalau ada seorang apalagi sempat saya baca berita seorang wakil rakyat yang mengatakan banyak siswa terancam tidak sekolah karena tidak lolos PPDB di sekolah negeri,” ucap Rais.
Ia mengatakan masih banyak pelarian jika siswa tidak lolos PPDB di sekolah negeri seperti tahun ini. Para orangtua siswa, kata Rais, bisa menyekolahkan anaknya di sekolah swasta yang tentunya tidak kalah hebat dengan sekolah negeri, selain memiliki tenaga pendidik, sarana dan prasarana sekolah juga sangat memadai.
“Seperti di sekolah saya tidak ada pembayaran alias gratis, bahkan saya kasih hadiah pakaian bagi siswa yang tidak mampu,” ungkap Rais yang juga merupakan Kepala Sekolah SMP/SMA Al Muttaqiem Makassar yang terletak di Jalan Sultan Abdullah 1 Lr. 5/168, Kelurahan Buloa, Kecamatan Tallo, Makassar.
Rais menyebutkan sekolah yang dipimpinnya itu bisa menampung siswa-siswi yang tidak lulus dalam PPDB 2023 di sekolah negeri.
“Atau bisa di sekolah swasta lainnya. Banyak kok sekolah swasta di Makassar yang tergolong favorit juga karena telah banyak mencetak, anggota DPR dan sebagainya,” tutur Rais.
Ia mengaku sekali lagi tidak sependapat jika masih ada segelintir orang yang masih berfikir untuk menciptakan sekat antara sekolah negeri dengan sekolah swasta.
“Kalau memang dia tidak lulus di negeri, dia kan bisa ke swasta, apa bedanya?, kalau semua lolos di negeri terus bagaimana dengan swasta,” ujar Rais.
Ia berharap ke depannya PPDB juga bisa mengikutsertakan sekolah swasta, sehingga nantinya para siswa baru yang ingin mendaftar masuk sekolah bisa memilih sekolah mana yang diinginkan. Mau ke sekolah negeri atau ke sekolah swasta.
Hal itu, sebut Rais, merupakan hasil pertemuan dirinya bersama MKKS Swasta Kota Makassar dengan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulsel belum lama ini.
“Dan alhamdulilah keinginan itu direspon baik oleh kepala dinas dan beliau menyatakan sekolah negeri dan swasta itu sama tiada perbedaan, yang penting sekolah itu mampu mencetak siswa akhlakul karimah, itu harapan kepala dinas kepada saya dan MKKS Kota Makassar,” terang Rais.



