MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Bupati Sinjai Andi Seto Ghadista Asapa dan Wakil Bupati Sinjai A. Kartini mulai menyiapkan strategi awal dalam 100 hari pertama.
Saat menggelar konferensi pers di kediaman pribadinya di Jalan Nikel, Makassar, Rabu (26/9/2019), Seto menyebutkan sebenarnya, pihaknya akan bekerja maksimal untuk 5 tahun ke depan. Namun, lantaran ada fokus kerja awal 100 hari,seperti pada umumnya, Seto menyebutkan akan memfokuskan pada tiga hal.
“Tiga hal fokus kami adalah layanan publik, tata kelola pemerintahan, dan infrastruktur. Namun, karena infrastruktur masih terbatas pada anggaran yang baru akan masuk perubahan, maka sedikit terjadi perlambatan. Kami juga akan tetap menjalin kerjasama dengan bupati sebelumnya,” ujar Seto.
Seto memaparkan, untuk infrastruktur yang pertama dibenahi adalah jalan tani dan jalan lingkungan. Sementara, untuk tata kelolah pemerintahan yakni penyusunan peraturan bupati. Jika ada yang perlu diperbaiki kata Seto, maka akan diperbaiki, begitu pun sebaliknya. Kemudian, pihaknya akan mencoba audit kepersetaan BPJS Sinjai, dan Pemkab Sinjai.
Lebih lanjut, putra mantan Bupati Sinjai dua periode Andi Rudiyanto Asapa itu menyebutkan akan manfaatkan kerja sama dengan perguruan tinggi khususnya yang ada di Sinjai.
“Mengenai layanan publik, kami akan memfokuskan pada izin nelayan, sehingga nelayan tak lagi mengalami kesulitan dalam hal perizinan. Serta membangun gerai terpadu Dinsos, Disdukcapil,” tandas Seto.
Lebih lanjut, Sinjai akan meningkatkan layanan kesehatan sebagai kebutuhan dasar warga. Pemkab akan memberi layanan antar jemput pasien di rumah sakit.






