26 C
Makassar
Saturday, February 14, 2026
HomeHeadlineKenapa AHY Tak Sosialisasikan Prabowo-Sandi di Sulsel ?

Kenapa AHY Tak Sosialisasikan Prabowo-Sandi di Sulsel ?

- Advertisement -

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Berakhir sudah agenda politik Komandan Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat, Agus Harimurti Yodhoyono (AHY) di Sulawesi Selatan.

Eks calon walikota DKI Jakarta itu menghabiskan waktu sekira 3 hari untuk mengunjungi beberapa Daerah Pemilihan (Dapil) di Sulsel. Selama di Sulsel AHY tampak tak pernah mensosialisasikan pasangan capres dan cawapres Prabowo Subianto – Sandiaga Salahuddin Uno.

BACA: Ini Alasan Ma’ruf Amin Belum Sambangi Sulsel

AHY saat dikonfirmasi di acara ‘Meet The Press’ di Hotel Novotel, Jalan Jendral Sudirman, Makassar, Selasa (22/1/2019), tak menampik hal itu, menurutnya,  partai Demokrat saat ini menjalankan strategi ganda.

Dia mengaku, setiap melakukan kampanye, sosialisasi, kunjungan di daerah dan dimanapun bertemu dengan masyarakat, tentunya mengedepankan prinsip harus mensukseskan pemilihan legislatif (Pileg), karena Demokrat punya target yang harus dicapai. Meski begitu, dia mengaku tetap akan mensukseskan Pilpres.

BACA: AHY Bakar Semangat Kader Partai Demokrat Parepare

“Tetapi, kita harus juga memahami situasinya bahwa, di Pemilu 2019 ini sangat berbeda dibandingkan Pemilu sebelumnya. Karena dilaksanakan dengan serentak antara pemilihan presiden dan pemilihan anggota legislatif,” ungkap dia.

Oleh karena itu, lanjut dia, konsekuensi dari fenomena politik baru ini, hanya ada dua partai yang diuntungkan, yakni Gerindra dan PDIP.

“Sedangkan partai pengusung lainnya, baik dikoalisi pak Jokowi maupun di koalisi pak Prabowo, itu menghalangi tantangan yang berat, karena ketika masyarakat dan pemilih ke TPS nanti, membuka kertas suara pertama Capres dan Cawapres, sesegera itu pula mungkin ada asosiasi dengan partai pengusung utamanya,” terangnya.

“Bagi partai Demokrat tentu kita tidak ingin kemudian suara kami tergerus, suara kami hilang. Apalagi sama kita ketahui ada parlementery treshold yang harus kita lalui,” sambugnya.

Olehnya, Demokrat bekerja keras dan tidak berharap-harap saja ada dampak dari Pilpres, olehnya dia menggunakan strategi yang khusus.

“Inilah kenapa seolah-olah disana-sini ada pertanyaan. Tapi teman-teman, ini tidak hanya terjadi di partai Demokrat,” tandasnya.

AHY menambahkan, dari hasil kesepakatan yang matang, Demokrat Sulawesi selatan diberi target kemenangan 15 persen pada pemilu legislatif 17 April 2019 mendatang.

Diketahui, peretemuan tersebut  difasilitasi caleg DPR RI Hj Linda M.A Sjamsoeddin dihadiri belasan caleg diantaranya Aliyah Mustika, Bahar Ngitung, Sugianto Pattanagara, Bahrun Daido dan Satriya Madjid.

Penulis: Muhammad Adlan
spot_img

Headline

spot_img
spot_img