MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Ketua Dewan Pimpian Daerah (DPD) I Partai Golkar Sulawesi Selatan, Nurdin Halid menganggap bendera Golkar yang berkibar di kampanye akbar capres 02 Prabowo Subianto adalah sabotase dan tidak etis.
“Itu kecil sekali tidak lebih dari 10 bendera, itu sabotase sangat tidak etis , tidak berpengaruh sedikit pun bagi Golkar,” kata NH akronim Nurdin Halid saat ditemui di Wakop Phoenam, Jalan Boulevard, Jumat (29/3/2019).
BACA: Nurdin Halid Sebut Pengibar Bendera Golkar di Kampanye Prabowo Bayaran
NH pun mengaku telah mengantongi dalang dari pengibar bendera partai berlambang pohon beringin rindang tersebut.

“Itu sudah kita lacak, ya bayaranlah,” ujar Nurdin Halid yang juga eks calon Gubernur Sulsel di Pilgub 2018 tersebut.
BACA: Kampanye Jokowi, Nurdin Halid: Saya Akan Kuningkan Makassar
“Bawaslu mestinya menegur memberi perinngatan keras tidak boleh ada bendera diluar partai pengusung,” tegas NH.
Sebelumnya, sejumlah bendera partai Golkar terlihat berkibar di Kampanye Akbar capres nomor urut 02, Prabowo Subianto di Lapangan Karebosi, Minggu (24/3/2019) lalu.
Terlihat, ketika mereka nyaris mendekati panggung, pemandu acara lalu menyahut partisan Golkar yang diduga dari Kabupaten Gowa tersebut dengan sebutan “Golkar Akal Sehat.”
Penulis: Muhammad Adlan



