SULSELEKSPRES.COM – Komite Disiplin AFC akhirnya membuat keputusan saol
Insiden yang melibatkan gelandang PSM Makassar Marc Antonhy Klok dengan bek Kaya FC Jalsor Baquero Soriano, dalam pertandingan Piala AFC 2019 Grup H, (17/4/2019) lalu.
Komite Disiplin AFC menjatuhkan hukuman larangan bermain sebanyak 3 pertandingan kepada Jalsor Baquero Soriano. Ia terbukti menendang perut Marc Klok.
Hukuman tiga pertandingan itu sudah termasuk satu larangan bermain hasil kartu merah perilaku buruk tersebut. Jadi 1 kali hukuman larangan bermain karena kartu merah, ditambah 2 hukuman, menjadi 3 skors bermain.
![]()
Satu larangan bertanding sudah dijalani saat Kaya FC menghadapi Lao FC, 30 April 2019. Larangan bermain berikutnya dijalani saat timnya melawan Home United FC, 14 Mei 2019 mendatang.
Satu pertandingan lagi yang dilarang adalah kalau Jalson Baquero bermain di laga internasional bersama klubnya. Di ajang atau kompetisi apapun.
Selain dihukum 3 pertandingan, AFC juga menjatuhkan denda sebanyak 1.000 dolar AS atau sekitar Rp 14 juta. Denda harus dibayar paling lambat 30 hari sejak tanggal keputusan skors dijatuhkan.
Insiden ini terjadi pada menit 86 dalam pertandingan Kaya FC melawan PSM. Marc Klok yang terlibat perebutan bola dengan dua pemain lawan, seketika terjatuh. Dua kaki Marc Klok kemudian mengangkat ke arah badan Jalson Baquero. Tanpa pikir panjang Jalson Baquero langsung menendang perut Marc Klok.
Wasit langsung memberi kartu merah buat Jalson Balquero. Marc Klok yang masih kesakitan coba bangkit, tapi langsung dicegah teman-temannya.
Laga keempat penyisihan Grup H Piala AFC 2019 itu berakhir untuk kemenangan PSM. Skor 2-1.
Sumber: topskor.id



