BONE, SULSELEKSPRES.COM – Bupati Bone H.Andi Fahsar Mahdin Padjalangi bersama Wakilnya H.Ambo Dalle terlihat kompak menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (Musrenbang).
Pasalnya, Kedua orang nomor satu di Kabupaten Bone ini hadir secara resmi membuka musrenbang ditingkat Kecamatan, pada hari ketiga, Rabu, (12/02/2020).
Berdasarkan pantauan sulselekpres.com turut mendampingi Ketua DPD II Golkar Bone HA.Fahsar ikut bergabung dengan rombongan tim I. Didua titik, meliputi Kecamatan Ajangale dan Amali.
Sementara itu, mantan Ketua DPRD Bone dua periode H.Ambo Dalle juga ikut bergabung bersama rombongan tim IV yang diketuai oleh Asisten ll bidang ekonomi dan pembangunan A.Gunadil Ukra di Aula Dinas PU jalan Yos Sudarso, Kecamatan Tanete Riattang dan Kecamatan Tonra.
Ketua Tim 4 musrenbang A.Gunadil Ukra, mengatakan, bahwa kegiatan ini bukan seremonial belaka, dikarenakan ini merupakan kegiatan yang terintegrasi untuk menyatukan usulan kepentingan masyarakat.
“Tidak mungkin Pemerintah Daerah memenuhi semua permintaan yang ada, Maka dari itu kami fokuskan pada lima usulan prioritas yang dibahas dalam musrenbang, disinilah pemangku delegasi dituntut untuk bisa melihat kebutuhan mendasar”katanya.
Wakil Bupati Bone H.Ambo Dalle yang didampingi putranya anggota DPRD Bone Ade Ferry Afrizal mengungkapkan paradigma musrenbang ini harus berubah, dulu terjadi debat kusir dan saling memaki, padahal musrenbang ini forumnya silaturahmi dalam rangka mempertemukan apa yang menjadi usulan masyarakat dari berbagai sektor.
“Disini kita berbicara tentang kepentingan rakyat, jadi tidak perlu lagi ada keributan. Usulkan Musrenbang yang rasional, apalagi kita menuju adipura yang syaratnya bukan sekedar bersih, mari wujudkan Bone yang mandiri, berdaya saing dan sejahtera,” ungkap mantan Ketua DPRD Bone dua periode ini.
BACA: Tim BMKG Makassar Survei Lokasi Alat Pendeteksi Gempa Di Bone
Sementara itu, Bupati Bone HA.Fahsar mengharapkan dengan kegiatan musrembang kali ini, jadikanlah patokan terbaik didalam menyusun apa yang akan dilakukan.
“Kami berharap musrenbang ini bisa diamati dengan baik untuk tahun 2021 mendatang, jangan sampai ada yang terlewatkan. Dan kalaupun ada yang terlewatkan, agar disusulkan kembali pada musrembang kabupaten, sehingga akumulasi yang dilakukan itu terkafer dengan baik,”harapnya.
Diketahui, musrenbangcam ini mengusung tema “Penguatan kapasitas daerah dalam meningkatkan investasi yang kondusif menuju suistainable development



