PAREPARE, SULSELEKSPRES.COM – Rombongan Komisi I DPRD Kota Parepare, melakukan kunjungan kerja, pada sejumlah instansi pelayanan masyarakat dalam lingkup Pemerintah Kota Parepare, Selasa (03/03/2020)
Rombongan dipimpin Ketua Komisi I, Kaharuddin Kadir, dan diikuti sejumlah Anggota diantaranya, Satrya (PDIP), Yangsmid Rahman (Partai Demokrat), Ibrahim Suanda (PAN), Muh. Yusuf Lapanna (Partai Gerindra), Asmawati (Partai NasDem), dan Indriasari Husni (Partai Golkar).
Beberapa instansi yang dikunjungi yakni Kantor Kelurahan Lapadde dan Bukit Indah, Kantor Kecamatan Soreang, Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, serta Kantor Dinas Perpustakaan Parepare.
Kaharuddin mengatakan, kunjungan pada mitra kerja Komisi I tersebut, untuk melihat langsung dan memastikan proses pelayanan berjalan dengan lancar, sesuai dengan yang diharapkan masyarakat.
“Kami meminta para pegawai di kelurahan dan kecamatan untuk bersungguh-sungguh untuk memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat,” katanya.
Ketua Harian DPD II Partai Golkar Parepare tersebut menjelaskan, pihaknya juga mendorong pemerintah untuk bisa mengadakan alat absensi (ceklok), pada setiap kelurahan. Supaya, katanya, para pegawai tidak kesulitan dan memakan waktu untuk melakukan absensi yang hanya tersedia di kantor kecamatan.
BACA: Imigrasi Parepare Serahkan Paspor Haji untuk Jamaah Kemenag Wialyah Ajatappareng dan Sekitarnya
“Tentu kita juga memikirkan masukan dari pegawai. Ceklok diadakan setiap kelurahan memang penting untuk mengurangi berbagai hambatan dan risiko, karena ceklok dilakukan tiga kali sehari,” katanya.
Sementara, Wakil Ketua Komisi I, Satrya mengungkapkan, pihaknya juga telah menerima beberapa keluhan dari pegawai kelurahan dan kecamatan berupa sarana, dan prasarana untuk menunjang pelayanan.
Satrya menambahkan, pada Kantor Diadukcapil secara umum pelayanan sudah maksimal, dan telah disaksikan secara langsung sudah uji coba pencetakan e-KTP yang hanya berproses selama dua menit, begitu pun dengan aktivasi KTP sudah diuji coba.
“Selebihnya tinggal diupayakan agar ruang pelayanan dilakukan di lantai dasar, supaya aksesnya lebih mudah dan lebih ramah terhadap ibu hamil, anak serta penyandang disabilitas,” tandasnya.



