MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Kesehatan, menyatakan diri siap melakukan simulasi penggunaan vaksin Covid 19. Hal ini dilakukan agar pelaksanaannya nanti dapat berjalan lancar.
Informasi ini diakui langsung oleh pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan kota Makassar, Agus Djaja Said, kepada awak media.
“Ada yang perlu disiapkan. Bagaimana orang mendaftar, ditujukan tempatnya. Dipisahkan pasien yang belum divaksin,” ujar Agus, Kamis (17/12/2020).
Lebih lanjut Agus mengaku, sampai saat ini belum ada data warga yang akan divaksin. Hanya saja, kriterianya diprioritaskan kepada warga yang memiliki usia 18 tahun sampai 59 tahun.
Selain itu, mereka yang bertugas sebagai tenaga kesehatan, khususnya yang melayani pasien Covid 19, juga menjadi target karena dianggap memenuhi kriteria.
“Datanya belum ada. Tapi kriterianya itu untuk usia 18 sampai 59 tahun. Termasuk tenaga kesehatan yang menangani pasien Covid,” lanjutnya.
Sasaran dari simulasi pemberian vaksin selain adalah sosialisasi. Selain itu, juga sebagai edukasi agar masyarakat dapat memahami tata caranya dan tidak takut pada saat pelaksanaan vaksinasi dilakukan.
Terkait waktu pelaksanaan simulasi pemberian vaksin, Agus menyebut akan dilakukan akhir pekan ini. Pemkot saat ini masih menunggu kiriman vaksin dari pusat.
“Minggu ini akan digelar. Jadi ada alurnya dan akan disimulasikan,” jelasnya.
Diketahui, ada 6 jenis vaksin corona berbeda untuk melakukan program vaksinasi. Diantara, Bio Farma (Persero), Astra Zeneca-Oxford, Sinopharm, Moderna, Pfizer-BioNTech dan Sinovac.



