26 C
Makassar
Wednesday, March 4, 2026
HomeHukrimAlasan Kemanusiaan, Ma'ruf Amin Usul ke Jokowi Bebaskan Ba'asyir

Alasan Kemanusiaan, Ma’ruf Amin Usul ke Jokowi Bebaskan Ba’asyir

- Advertisement -

SULSELEKSPRES.COM – Langkah Presiden Joko Widodo membeskan terpidana teroris Abu Bakar Ba’asyir mendapat apresiasi dari Wakil Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), Zainut Tauhid Sa’adi.

Bahkan, Zainut menyebutkan, Ketua MUI yang kini menjadi cawapres Jokowi, Ma’ruf Amin pernah mengusulkan kepada Jokowi untuk membebaskan pimpinan Ponpes Al-Mu’min, Ngruki Sukoharjo itu setahun lalu.

“Disampaikan KH Ma’ruf Amin pada awal tahun 2018 dengan pertimbangan kesehatan dan kemanusiaan,” kata Zainut seperti dikutip CNNIndonesia, Sabtu (19/1/2019).

Baca: Yusril: Jokowi Tidak Tega Ulama di Penjara

Namun, saat ini Ma’ruf belum menjawab pernyataan dari wakilnya.

Zainut yakin, setelah melalui proses pertimbangan yang panjang akhirnya Jokowi memutuskan membebaskan Abu Bakar Ba’asyir.

“Untuk hal tersebut MUI mengucapkan syukur Alhamdulillah dengan keputusan tersebut,” kata Zainut.

Dengan pembebasan tersebut, Zainut menilai, bahwa kebijakan Jokowi tersebut menunjukkan, sifat pemerintah yang menjunjung tinggi prinsip perlindungan hak asasi manusia (HAM) dalam penanganan terorisme.

Baca: Penolakan Janji Setia Pada Pancasila, Ba’asyir Tetap Dinyatakan Bebas

Zainut mengapresiasi keputusan yang disebutnya merupakan langkah yang bijak dan mulia tersebut.

“(Pembebasan) ini menunjukan bahwa pemerintah dalam menangani masalah terorisme senantiasa menjunjung tinggi prinsip perlindungan HAM dan menghormati harkat martabat kemanusiaan sesuai dengan UU No 5/Tahun 2018 tentang Pemberantasan Terorisme,” kata Zainut menambahkan.

Sementara itu dari Sukoharjo, pihak keluarga siap menyambut pembebasan Abu Bakar Ba’asyir yang rencananya dilakukan pada pekan depan.

“Keluarga sangat bergembira dengan pembebasan Ustaz Abu Bakar Ba’asyir. Ini merupakan nikmat besar yang harus kami syukuri,” kata putra Abu Bakar Ba’asyir, Abdul Rochim, di Pondok Pesantren Al-Mukmin Ngruki, Grogol, Kabupaten Sukoharjo, dikutip CNNIndonesia, Sabtu (19/1/2019).

Baca: Debat Capres: Segmen Terorisme Rasa HAM

Abdul Rochim bersama keluarga merencanakan ada acara syukuran dengan mengundang para tetangga untuk merayakan pembebasan tersebut.

Usai pembebasan tersebut, Abu Bakar Ba’asyir akan tinggal di kediaman Abdul Rochim di kompleks Pondok Ngruki. Aktivitas Abu Bakar Ba’asyir ke depan, menurut dia, akan lebih banyak beristirahat.

“Kondisi sudah tua sehingga kegiatan dakwah tidak seperti sebelumnya. Beliau akan banyak istirahat di rumah,” katanya.

Penulis: Agus Mawan
spot_img

Headline

spot_img
spot_img