SULSELEKSPRES.COM – Penolakan terhadap Iman Brotoseno memimpin stasiun TV TVRI ikut datang dari Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab.
Alasan rekam jejak dari Iman menjadi salah satu alasan. Rizieq kuatir siaran TVRI nantinya mempertontonkan tayangan pornografi setelah Iman diangkat sebagai Direktur TVRI.
Dilansir dari CNN Indonesia, Rizieq menyampaikan protesnya lewat pesan singkat. Pesan tersebut diperlihatkan Damai Lubis sebagai kuasa hukum yang memprotes rekam jejak Iman yang pernah tergabung dalam majalah dewasa Playboy Indonesia.
“Dikhawatirkan kelak materinya acaranya pun apakah tidak serba pornoaksi atau tidak senonoh. Apa jaminannya karakter dari figur yang seperti itu?” kata Rizieq lewat pesan singkat yang diteruskan Damai, dikutip dari CNNIndonesia.com, Jumat (29/5/2020).
Menurut dia, rekam jejak Iman tak mencerminkan sila pertama dan kedua Pancasila. Sehingga dia dianggap tidak layak memimpin TVRI.
Sebaliknya, TVRI dianggap membutuhkan sosok pemimpin baru yang nantinya bisa mengemas konten-konten edukatif, bermoral, dan agamis.
“Sebuah organisasi bisa menjadi cermin atau image sosial yang negatif bila pimpinannya tidak bermoral. Jadi sangat tidak pantas menjadi pimpinan televisi nasional,” ucapnya.
Sebelumnya, Iman melakui cuitannya di Twitter menjawab semua keraguan terhadap dirinya. Dia berjanji akan tetap bekerja profesional, independen, dan berpihak kepada publik.
“Semoga amanah ini bisa dijaga, dan Saya percaya kita bersama sama akan mewujudkan mimpi kita bersama, yakni menjadikan LPP TVRI menjadi TV Publik yang berintegritas, dipercaya sekaligus menjadi worldclass broadcaster,” pungkas Iman.
(*)



