MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Aksi demonstrasi besar-besaran jilid II di Sulawesi Selatan, khususnya kota Makassar kembali digelar hari ini, Jumat (27/9/2019) siang.
Aksi lanjutan terkait penolakan UU KPK dan berbagai UU serta RUU lainnya kembali bergema. Deminstrasi ini dilakukan di depan gedung DPRD Provinsi Sulawesi Selatan.
BACA: Gubernur Sulsel Ajak Mahasiswa dan Siswa Bedah UU KPK dan RKUHP
Demi menjaga keamanan dan stabilitas demonstrasi, pihak kepolisian daerah Sulawesi Selatan (Polda Sulsel) menurunkan 2.000 personilnya.
Hal itu dibenarkan oleh Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Sulsel, Kombes Pol. Dicky Sondani, saat dikonfirmasi reporter Sulselekspres.com.
“Kita turunkan 2.000 personil hari ini,” ujar Dicky Sondani, Jumat (27/9/2019) pagi.
BACA: Aksi Gabungan Organisasi Kemahasiwaan PMII Dan DEMA IAIN Bone Adem
Selain itu, diturunkan juga anjing Pemburu sebanyak enam ekor. Anjing ini diturunkan untuk membantu aparat dalam melakukan stabilitas situasi di lapangan.
“Kalau anjingnya kami turunkan enam ekor,” lanjut Dicky.
Untuk lalu lintas sendiri, kemungkinan besar akan dilakukan rekayasa dan pengalihan jalur. Akan tetapi hal utu sifatnya kondisioner.
“Soal lalu lintas, pengalihannya akan dusesuaikan dengan situasi di lapangan nanti,” tutip Dicky.



