SULSELEKSPRES.COM – Tulisan-tulisan Denny Siregar seringkali mendatangkan masalah buat dirinya.
Terlepas dari setumpuk masalah laporan polisi akibat tulisannya, Denny Siregar juga ternyata pernah terancam nyawanya akibat tulisannya. Hal itu dia sampaikan melalui akun media sosialnya, (4/7/2020).
Denny menguraikan, dalam salahsatu kegiatan diskusi di Bekasi dirinya secara tiba-tiba didatangi 6 orang sekaligus. Enam orang ini sebut berbadan besar dan pernah punya niat membunuh dirinya.
“Dulu km pernah nyari bung Denny, mau km bunuh krn sdh menyinggung harga diri km sbg buruh. Skrg br km paham, bung benar. Km jd pengusaha skrg.” kata Denny menirukan ucapan pria yang mendatanginya.
“Mrk kemudian memelukku bergantian,” tambahnya.
Menurut Denny, menyadarkan orang tidak bisa dilakukan secara instan. Bahkan upaya menyadarkan tersebut diakui butuh tantangan dan terkadang ancaman.
“Menyadarkan seseorg itu tdk bisa sekali jalan. Butuh beratus kali penyampaian, spy logika berfikir mrk jalan. Dan itu bth tantangan, kdg ancaman, ” ujarnya.
Baca: Denny Siregar Tolak Sepanggung dengan Rocky Gerung, Ini Alasannya
Denny sendiri belakangan ini kerab kali menulis soalan kadrun (kadal gurun). Dia meyakini kalau kritiknya terhadap kelompok kadrun tidak akan membuat dirinya mendapat masalah kekerasan.
“Begitu jg usaha menyadarkan kadrun yg sdg salah jalan. Percayalah, ketika ktm gua di jalan, mrk ga sanggup buat kekerasan,” kata Denny lagi.
Sekadar diketahui, Denny Siregar saat ini kembali berurusan dengan hukum. Ormas Islam Forum Mujahid Tasikmalaya melaporkan Denny terkait dugaan tindak pidana penghinaan, pencemaran nama baik dan perbuatan tidak menyenangkan.
Forum Mujahid Tasikmalaya tidak terima dengan postingan Denny Siregar dalam akun facebooknya pada 27 Juni 2020.
Di mana Denny memposting tulisan panjang berjudul ‘Adek2ku Calon Teroris yg Abang Sayang’, dengan foto santri cilik Pondok Pesantren Tahfidz Daarul Ilmi Tasikmalaya. Di foto itu, para santri cilik membawa bendera tauhid.



