24 C
Makassar
Wednesday, March 18, 2026
HomeHeadlineDemokrat Kritik Prabowo, Sebut Malas Temui Rakyat

Demokrat Kritik Prabowo, Sebut Malas Temui Rakyat

- Advertisement -

SULSELEKSPRES.COM – Wasekjen DPP Partai Demokrat, Andi Arief mengkritik calon Presiden Prabowo Subianto.

Prabowo dianggap agak malas-malasan keliling Indonesia menemui rakyat. Hal ini disebutnya menimbulkan kesan kalau Prabowo tidak serius mau jadi Presiden.

“Ini otokritik: Kalau dilihat cara berkempanyenya sebetulnya yang mau jadi Presiden itu @sandiuno atau Pak Prabowo ya. Saya menangkap kesan Pak Prabowo agak kurang serius ini mau jadi Presiden,” kritik Andi Arief melalui akun media sosial pribadinya, (12/10/2018).

Baca: Budiman Sudjatmiko Kembali Tantang Rocky Gerung Debat, Berani?

Menurutnya, Pilpres ada pemilihan Preaiden. Sehingga jika Prabowo tidak mau aktif keliling Indonesia, tidak afa rumus ajaib untuk menang mengalahkan Jokowi.

Andi Arief sendiri mengakui kalau otokritiknya akan banyak yang tidak suka. Namun dia meminta apa yang disampaikannya bisa direnungkan.

Baca: Hoax Ratna Sarumpaet, Budiman Sujatmiko Bentak Fahri Hamzah

“Pasti banyak yang gak suka soal kriik saya atas males2an Pak Prabowo keliling aktif ke Indinesia ini. Tapi percayalah kalau direnungkan bagaimana mungkin kemenangan mengejar orang yang malas?,” tambahnya.

“Enam bulan adalah waktu yang terlalu pendek dalan politik. Pak Prabowo harus keluar dari sarang kertanegara, kunjungi rakyat, sapa, peluk cium dan sampaikan apa yang akan dilakukan kalau menang di tengah ekonomi yg sulit ini. Sekian kritik saya,” ujarnya lagi.

Baca: 3 Alasan Pihak Prabowo-Sandi Curigai Ratna Sarumpaet Titipan Kubu Jokowi-Ma’ruf

Prabowo dianggapnya harus bisa memanfaatkan kelengahan partai-partai pengusung petahana yang kini lrbih sibuk mengurus agar lolos PT.

“Mumpung partai2 pendukung Pak Jokowi sibuk untuk lolos PT ketimbang urus Pak Jokowi, harusnya Pak Prabowo aktif keliling, menembus Indonesia mendulang suara. Hanya dengan bertemu rakyat maka pintu istana akan terbuka,” pungkasnya.

(*)

spot_img

Headline

spot_img
spot_img