27 C
Makassar
Wednesday, March 11, 2026
HomeDaerahDLH Bone Kerjasama Lekas Gelar Workshop Pengelolaan Sampah

DLH Bone Kerjasama Lekas Gelar Workshop Pengelolaan Sampah

- Advertisement -

BONE, SULSELEKSPRES.COM – Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bone bekerjasama Lembaga Kajian dan Advokasi Lintas Masyarakat (Lekas) Bone menggelar workshop pengelolaan sampah yang berlangsung di Hotel Helios, Minggu (3/11/2019).

Kepala DLH Bone, A.Syahrul mengatakan saat ini dalam mengelola sampah yang baik dibutuhkan kerjasama dan sinergitas yang baik.

“Siapa yang tidak bermimpi dapat adipura, adipura itu oke dan yes, tapi bagi saya adipura itu bukan tujuan akhir, tapi bagaimana melakukan kerjasama tim dan prosesnya, kita menuju kesitu,” katanya.

BACA: Tiga Pelaku Pemerkosaan Anak Dibawah Umur Diringkus Petugas Polsek Sibulue

Mantan Kadis Damkar Bone ini menjelaskan secara makro, penanganan dan pengelolaan masalah sampah di Bone memerlukan ekstra kerja keras. Namun jika semua instrumen bekerja, indikator Bone bebas sampah atau ‘zero waste’ bisa terwujud.

“Kita sudah dapat Bone Sehat mulai tahap Padapa, Wiwerda hingga Wistara dengan berbagai indikatornya, tentu hal tersebut berkaitan dengan pengelolaan sampah, secara bertahap kita lakukan, apalagi sekarang produksi sampah kota telah mencapai 70 ton per-hari, inilah yang dikelola, inilah tanggung jawab kita,” tambahnya yang juga Mantan Camat Tanete Riattang Barat ini.

Sementara itu, Ketua Lekas Kabupaten Bone, Anwar Marjan mengungkapkan, saat ini pihaknya terpanggil untuk berperan aktif dalam penanganan sampah di Bone.

BACA: Tutup Pameran Sulsel Expo 2019, Sekprov Beri Apresiasi

“Segala sesuatu dan teknologi yang dilakukan ujungnya akan berakhir sampah, ini penting apalagi gaung pengelolaan sampah di Bone sudah menggema secara nasional, jika Bone sudah zero waste, kita akan mengundang Presiden Jokowi, tahun depan,” ungkapnya.

Kata Anwar Marjan pihaknya berupaya melakukan penguatan kelembagaan hingga pendampingan bank sampah secara intensif dan interaktif.

“Sekarang sudah ada 122 bank sampah di desa yang ada di Bone dan masih bertambah, sementara di wilayah kota fokus pada penguatan manajemennya, intinya perubahan ‘mindset’ masyarakat akan sampah, apalagi ini permintaan Bupati Bone yang berimplikasi pada pencapaian adipura,”jelasnya.

Diketahui, workshop tersebut dihadiri camat, lurah dan perwakilan puskesmas se-Kabupaten Bone. Sedangkah pematerinya merupakan Direktur Eksekutif Gerakan Indonesia Hijau Foundation (pemerhati lingkungan Hidup dan Persampahan Indonesia), Asrul Husein.

spot_img

Headline

spot_img
spot_img