27 C
Makassar
Wednesday, February 4, 2026
HomePolitikDP Terancam Tersingkir Dari Pertarungan Pilwali Makassar 2020

DP Terancam Tersingkir Dari Pertarungan Pilwali Makassar 2020

- Advertisement -

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Bakal calon wali kota Makassar, Mohammad Ramdhan “Danny” Pomanto, terancam tersingkir dari pentas Pilwali Makassar 2020 ini.

Hal ini disebabkan oleh perkembangan isu yang sangat pesat akhir-akhir ini. Sebelumnya, Danny Pomanto telah mengantongi surat rekomendasi B1 KWK dari Partai Nasdem, juga mendapat surat tugas dari Partai Golkar.

Danny bahkan dipaketkan dengan putra ketua DPD I Golkar, Nurdin Halid, yaitu Andi Zunnun Halid. Akan tetapi Danny tiba-tiba berpaling dan memutuskan berpaket dengan Fatmawati Rusdi.

Dengan begitu, Golkar mengalihkan dukungan kepada Irman Yasin Limpo alias None, sekaligus menganggap surat tugas yang diberikan kepada Danny sudah batal.

“Ya itu sudah pasti batal (surat tugas ke Danny),” tegas sekretaris DPD II Golkar Makassar, Abdul Wahab Tahir, saat dikonfirmasi Sulselekspres.com, Selasa (30/6/2020).

Selain itu, peluang Danny di Partai Nasdem juga sedang goyang. Meski saat ini mantan wali kota Makassar tersebut telah mengantongi berkas B1 KWK, tetapi posisinya masih berpeluang direbut oleh None.

BACA: Wahab Sebut Akan Lawan Kesombongan dan Omong Kosong, Sindir Danny Pomanto?

Dengan begitu, pertarungan Pilwali Makassar 2020 ini kemungkinan hanya akan diikuti oleh tiga atau bahkan dua pasangan calon saja, dengan peluang terbesar dimiliki Munafri Arifuddin, Syamsu Rizal, juga Irman Yasin Limpo.

“Kalau hasil kajian kami, kemungkinan besar tiga. Pertanyaannya kemudian adalah, apakah None yang tidak maju, ataukah justru Danny yang tidak maju. Tapi itu masih sementara, kita masih menunggu perkembangan-perkembangan selanjutnya,” ujar Direktur Profetik Institue, Asratillah Senge, di Hotel Trisula Makassar, Selasa (30/6/2020).

Berdasarkan analisisnya, nama pasangan calon Munafri Arifuddin – Abdul Rahman Bando (Appi-ARB) dan pasangan Syamsu Rizal – Fadli Ananda (Ical-Fadli), yang dinilai paling aman mendapat rekomendasi partai.

Sementara None dan Danny sendiri masih terlibat sengketa dalam perebutan rekomendasi dari Partai Nasdem.

Senada dengan Asratillah, pengamat Politik kota Makassar, Luhur A Prianto, juga memprediksi partai politik akan melabuhkan dukungan di tiga bakal calon wali kota Makassar saja.

“Paling banyak tiga, bahkan sisa dua paslon mungkin,” singkat Luhur saat mengomentari hasil survei Profetik Institute.

spot_img

Headline

spot_img
spot_img