MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Ketua DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP), H. Askar hampir pasti gagal ke Senayan pada Pileg 17 April 2019 lalu. H Askar kalah dari HM Aras dengan selisih yang signifikan.
Tidak hanya di Pileg, pada Pilkada 2015 lalu, eks legislator Bulukumba ini juga terpental setelah kalah dari pasangan Andi Sukri A Sappewali – Tomy Satria Yulianto. Meski begitu, H. Askar tak terhenti, jelang Pilkada Bulukumba 2020 nama H. Askar kembali disebut-sebut.
Bahkan sejumlah pengguna media sosial mulai melakukan simulasi pasangan calon terkuat, H. Askar adalah salah satu figur yang dinilai kuat mendampingi Ketua NasDem, Tomy Satria Yulianto.
Bahkan sudah ada foto simulasi pasangan TSY-H Askar. Foto itu langsung mendapat tanggapan masyarakat, foto yang diunggah Selasa (7/5/2019) itu sudah ditanggapi 375 netizen terhitung pukul 17.10, Kamis (9/5/2019), dan 420 komentar.
Tidak sedikit yang menilai pasangan ini sangat kuat. Meski demikian ada juga yang menilai bahwa keduanya sangat tepat jika masing-masing berada pada posisi 01.
Salah satu pengguna media sosial Facebook Fadli Tahir mengungkap alasan sehingga Tomy Satria lebih tepat di posisi 01 dibandingkan H. Askar.
“Kenapa harus Tomy 01? Karena beliau layak dan memiliki kapasitas sesuai basic Ilmunya, pun beliau juga merupakan pemimpin yang sangat ramah dan mudah dekat dengan masyarakat. Sederhananya, masyarakat butuh pemimpin yang dekat dan melayani. Nah saya rasa beliau ada dalam posisi itu,” tulis Fadly, Kamis (9/5/2019).
Dalam postingan itu memancing para netizen untuk memberikan tanggapan. H Askar dinilai mengalami degradasi ketokohan pasca meninggalkan DPRD Bulukumba. Selama dua kali kontetasi politik, yakni Pilkada Bulukumba 2015 dan Pileg 2019 politisi yang juga pengusaha itu berturut-turut kalah.
Dibandingkan dengan TSY, yang menurut netizen memiliki langkah politik yang terukur. Dimana Gerakan politik Tomy selalu berada dalam posisi “kuda hitam”.
“Paling cocok, Insya Allah,” ucap pemilik akun Syamsiah Latief menanggapi foto pasangan TSY-H. Askar.
Meski demikian, sejumlah netizen juga masih meragukan pasangan ini bisa sepakat.
“Mustahil kayaknya dipaketkan, karena tidak ada yang mau jadi 02,” tulis pemilik akun Aswan Razak Injar.(*)
Area lampiran



