SULSELEKSPRES.COM – Seniman sekaligus aktivis perempuan, Ratna Sarumpaet dipermalukan nitizen lantaran menyebar informasi hoax soal kepemilikan PT Dirgantara Indonesia.
Ratna menuliskan ciutan lewat akun Twiteernya soal Kepemilikan PT.Dirgantara Indonesia yang disebutnya kini berpindah tangan kepada pemerintah RRC. Pihak Dirgantara kemudian memberikan klarifikasi bantahan atas pernyataan Ratna tersebut.
Baca: Baliho Nasdem Salah Tulis nama Presiden, Jokowi jadi Jowoki
Ratna sendiri telah mengakui kesalahannya. Dia kemudian meminta maaf tapi tetap diikuti dengan sebuah catatan kritis yang menagih janji Presiden Jokowi.
Baik. Kpd semua pihak yg mrs terganggu/dirugikan – sy MINTA MAAF krn tlh dgn teledor d tanpa sengaja menebar brita hoax ttg PT. Dirghantara Indonesia >> Skrng, sy juga meminta sdr @ajiesandro11 mengingatkan pak @jokowi ttg semua janji kampanyenya y msh nihil d menyusahkan Rakyat. https://t.co/3vDraKy2yi
— Ratna Sarumpaet (@RatnaSpaet) May 5, 2018
Kesalahan fatal yang dilakukan Ratna Sarumpaet ternyata tak membuat sikap kritisnya berkurang. Gagal diisu kepemilikan PT Dirgantara, Ratna kemudian mengalihkan topik pembahasan soal Tenaga Kerja Asing (TKA).
“Siapa yang bertanggung-jawab atas semua ini? Siapa yang melindungi buruh lokal yg tersingkir dari pekerjaannya oleh desakan/serbuan buruh UNSKILL dan illegal dari Tiongkok kalau pejabat2 Negara kita dari tingkat atas hingga tingkat mentri, imigrasi, polisi, semua lepas tangan?,” tulisnya.






