Ini Rentetan IYL-Cakka Berusaha Dijegal Masuk ke Pilgub Sulsel

Selain itu, selama verifikasi faktual juga ditemukan adanya oknum penyelenggara yang mengaku sudah mendatangi warga. Padahal kenyataannya tidak pernah sama sekali. Seperti yang terjadi di Kota Palopo, warga mengaku tidak pernah didatangi atau dihubungi petugas verifikasi.

Begitu pun, LO yang diberi mandat secara resmi oleh IYL-Cakka melakukan pengawalan verifikasi juga dibeberapa daerah dilarang mendekat tanpa alasan yang jelas.

BACA: Program Rumah Produktif IYL-Cakka Solusi Pangkas Pengangguran

Lebih parah lagi, ada dugaan data IYL Cakka di bocorkan sebelum tahapan veirifikasi faktual berjalan. Seperti di Pangkep, sudah terbukti membuka dokumen sebelum verifikasi faktual.

Di samping rentetan itu, juga banyak yang mengaku dukungannya dicaplok oleh IYL-Cakka. Sementara saat ditelusuri di data resmi maupun Silon KPU, yang bersangkutan justru tidak terdaftar memberi dukungan.

Seperti dugaan rekayasa mengatasnamakan Bupati Selayar Basli Ali. Bahkan untuk kasus ini, tim IYL Cakka sudah melaporkan ke Bawaslu untuk ditindaklanjuti, karena mencemarkan nama baik IYL-Cakka.