30 C
Makassar
Friday, February 20, 2026
HomeDaerahItjen III KKP Libatkan Penyuluh dalam Pengambilan Data Bantuan Pemerintah

Itjen III KKP Libatkan Penyuluh dalam Pengambilan Data Bantuan Pemerintah

PenulisYusnadi
- Advertisement -

MAROS, SULSELEKSPRES.COM – Balai Riset Perikanan Budidaya Air Payau dan Penyuluhan Perikanan (BRPBAPPP) Maros melakukan sosialisasi pendampingan pengambilan data Bantuan Pemerintah Tahun 2020.

Sosialisasi digelar di Aula I BRPBAPPP Maros, Jl Makmur Dg Sitakka bakal berlangsung selama dua hari terhitung mulai tanggal 19-20 Oktober.

Dihadiri langsung oleh Inspektorat Jenderal III Hadi Purnomo serta didampingi Kepala BRPBAPPP Maros A Indra Jaya Asaad.

Hadir pula Pengendali Teknis Irwan, Ketua Tim Herimawan Masykur, serta Anggota Tim lainnya Riyan Ramadian, Mufidin, Doni Wiryadinata, Ahdiar Aprianto, Wahyu Setyorini, serta para Penyuluh Perikanan yang diberikan tugas pendampingan kegiatan monev bantuan tersebut.

Tim Itjen III Kementerian Kelautan dan Perikanan tersebut, melakukan pengambilan dan validasi data bantuan pemerintah langsung kepada para Penyuluh Perikanan yang sudah melakukan pendampingan di lokasi sasaran.

Bahkan, Tim Pusat juga sudah menyiapkan form dan mekanisme pengambilan data secara proporsional. Adapun hasil dari pengambilan data Bantuan Pemerintah tersebut akan diolah oleh Tim dengan menggunakan score ssbagai bahan pertimbagan dan evaluasi program tersebut.

Kepala BRPBAPPP Maros A Indra Jaya Asaad mengatakan kegiatan pendampingan pengambilan data Bantuan Pemerintah merupakan komitmen dalam mengawal dan mensukseskan Program Prioritas Kementerian Kelautan dan Perikanan.

“Kami libatkan penyuluh perikanan ini untuk melakukan kegiatan pendampingan bantuan pemerintah tahun 2020 ini. Sebagai prinsip dari kegiatan ini meliputi asas efektivitas, transparansi serta keberlanjutan,” katanya dalam keterangannya diterima sulselekspres.com, Selasa (20/10).

Dikatakan A Indra seraya menambahkan kegiatan ini juga sebagai tindak lanjut dari program prioritas KKP Tahun 2020, mulai tahapan identifikasi, verifikasi BP terhadap pelaku utama/pelaku usaha sektor KP, pemanfataan BP bagi penerima program secara kontinyu dengan harapan meningkatkan daya saing.

Sementara itu, Kepala Seksi Penyuluhan Anton Mulyawan menerangkan peran penyuluh perikanan bertugas memberikan pendampingan bantuan pemerintah sesuai dengan program prioritas Kementerian, baik di bidang penangkapan ikan, budidaya, maupun pengolahann ikan.

“Dampak dari peran Penyuluh kami dalam melakukan pendampingan program disektor kelautan dan perikanan, diantaranya pemenuhan kebutuhan pangan, bahan baku industri, memperluas lapangan kerja,
meningkatkan kesejahteraan pelaku utama, mengentaskan kemiskinan, meningkatkan pendapatan nasional, dan menjaga fungsi kelestarian hidup,” terangnya.

Sekedar diketahui, adapun lokasi sasaran dari bantuan pemerintah melibatkan peran Penyuluh Perikanan diantaranya bantuan Hybrid di Kabupaten Bone Dewi Roswad, Asuransi Nelayan Fatmah.

Sementara di Kabupaten Bulukumba bantuan Alat Penangkapan Ikan (API) dan Asuransi Nelayan (Asnel) Faisal dan Ramli Sutiyono.

Di Kepulauan Selayar bantuan Alat Penangkap Ikan (API), Andi Rismayani, A Cakra Gunar Putra bantuan Chest Frezeer,

Kabupaten Pangkep bantuan Asuransi Nelayan (Asnel) Sitti Syamsuarti, Alat Penangkap Ikan (API), Kapal Penangkap Ikan Makmur, dan bantuan Ice Flake Machine (IFM) Marwah Nompo.

Kabupaten Sinjai bantuan Asuransi Nelayan, Bioplok dan Eskavator standar Budiyamin, dan A. Ashryani Djafar.

Kabupaten Wajo bantuan Asuransi Nelayan Ice Flake Machine Bakhtiar dan Jumardi.

spot_img

Headline

spot_img
spot_img