SULSELEKSPRES.COM – Perang argumentasi antara Basuki Tjahaya Purnama (Ahok) dan Anies Baswedan, terkait pengelolaan anggaran DKI Jakarta membuat sejumlah orang ingin agar keduanya dihadirkan bersama dalam forum Indonesia Lawyers Club (ILC).
Keinginan itu disampaikan lengsung kepada Presiden ILC, Karni Ilyas. Hanya saja, mempertemukan keduanya dalam forum debat nampak akan sulit terwujud.
Karni Ilyas menyebut kalau pihaknya sudah berusaha mengundang Ahok dan Anies. Hanya saja keduanya menolak untuk hadir.
“Mohon maaf. Dua-duanya nggak bersedia hadir.” kata Karni Ilyas menjawab permintaan nitizen dimedia sosialnya, Selasa, (5/11/2019).
Dalam ciutan lain, Karni Ilyas kembali menegaskan kalau Anies dan Ahok menolak untuk hadir. Penegasan ini sebagai jawaban terhadap pihak yang meragukan kalau ILC bersedia memfasilitasi keduanya.
BACA: Rocky Gerung Bicara Soal ILC dan Karni Ilyas yang Cuti
“Kalau nggak percaya tanya saja mereka atau tim humasnya.” tegas Karni Ilyas.
Mohon maaf. Dua-duanya nggak bersedia hadir. https://t.co/Z1Ob8pp2vG
— Karni ilyas (@karniilyas) November 4, 2019
Seperti banyak diberitakan, pemerintahan Anies Baswedan sebagai Gubernur Jakarta tengah menjadi sorotan. Ini sekaitan dengan sejumlah anggaran tak rasional dalam rancangan Kebijakan Umum Anggaran Prioritas Plafon Anggaran (KUA-PPAS) 2020.
Anies beberapa waktu lalu menyalahkan sistem e-budgeting warisan pemerintahan Ahok yang dianggapnya tidak smart. Adapun Ahok menyindir balik Anies dengan menyebut Anies sebagai orang yang terlalu smart.(*)



