25 C
Makassar
Sunday, April 5, 2026
HomeDaerahKemensos Minta Gowa Ditetapkan Daerah Tanggap Darurat 

Kemensos Minta Gowa Ditetapkan Daerah Tanggap Darurat 

- Advertisement -

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Kementerian Sosial mengimbau kepada Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan agar segera menetapkan atau mengeluarkan Surat Keputusan (SK) tanggap darurat. Agar bantuan bagi korban banjir dan tanah longsor tersalur secara penuh.

“Kondisi ini sangat memprihatinkan sehingga kami sangat berkeinginan atau menghimbau agar Pemkab Gowa segera mengeluarkan masa tanggap darurat,” kata, Dirjen Perlindungan dan Jaminan Sosial Kementerian Sosial, Harry Hikmat, Minggu (27/1/2019).

Saat ini Kementerian Sosial telah menyalurkan bantuan sebesar Rp1,9 triliun untuk penanganan korban banjir dan tanah longsor yang ada di Sulsel. Pihaknya juga telah menyiapkan Rp2,6 miliar untuk dana santunan ahli waris korban bencana banjir dan longsor.

“kalau Gowa sudah meluarkan SK tanggap darurat. Itu akan memberikan kemudahan kementerian dan lembaga lain untuk memberikan bantuan secara penuh,” katanya lagi.

Santunan untuk ahli waris diberikan sebanyak Rp15 juta per orang. Kemensos juga mengeluarkan Rp700 juta untuk perlengkapan kebersihan dan operasional bagi daerah yang sudah mengeluarkan sk tanggap darurat.

“Kita lihat longsor disini memakan korban jiwa puluhan orang. walaupun sebagian belum ditemukan identitasnya,” jelasnya lagi.

Olehnya itu dia berharap bahwa Pemkab Gowa segera melakukan assessment untuk mempertibencanan mengeluarkan SK tanggap darurat di Kabupaten Gowa.

Sementara, Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan, mengatakan bahwa telah mempersiapkan untuk SK tanggap bencana di Kabupaten Gowa. Bahkan, rencananya SK itu sudah diumumkan pada Senin 28 Januari 2019.

“Besok kita sudah umumkan, bahwa bencana yang ada di Kabupaten Gowa adalah tanggap darurat. Supaya bantuan dari Kemensos bisa segera di salurkan,” katanya.

Sementara, untuk kerugian ditaksir miliaran rupiah dengan melihat banyaknya lahan persawahan yang terendam banjir, rumah rusak, dan jembatan putus akibat bencana banjir dan tanah longsor beberapa hari terakhir.

Penulis: M. Syawal

 

spot_img

Headline

spot_img
spot_img