“Kami tidak tahu kalau ada oknum yang memukul,” ringkasnya.
Sementara itu, atas kejadian ini, pihak Humas UIN Makassar, enggan memberikan komentarnya saat dikonfirmasi.
Kendati demikian, AAG dan SA tidak serta merta menerima perlakuan security, dua mahasiswa Jurnalistik itu pun akan melaporkan kejadian ini ke kantor polisi.
BACA: Dirjen PHU dan UINAM Jalin Kerjasama Buka Prodi Haji dan Umrah
“Bukan apanya, aksi penganiayaan memang biasa dilakukan oknum security. Selalu main hakim sendiri, bahkan beberapa tahun lalu ada wartawan dianiaya, ada beberapa kasus yang lain, ini terus terulang,” ujar SA.
Sementara itu Ketua Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Jurnalistik, Muh Iqbal, menyayangkan aksi main hakim sendiri dari pihak sekuriti.



