Menanggapi hal itu, Ketua Dewan Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan, Adi Suryadi Culla mengapresiasi program unggulan IYL-Cakka, khususnya program pendidikan dan rumah produktif.
Dia menilai, dengan jumlah 1,5 Triliun yang disiapkan untuk biaya pendidikan setiap tahunnya diyakini mampu mengakomodir dengan baik kepentingan dan kemajuan pendidikan di Sulsel.
Dijelaskan Adi sapaan akrabnya, bahwa memang sesuai regulasi yang ada, untuk program pemberdayaan pendidikan, mestinya diberikan 20 persen anggaran dari setiap kemampuan daerah.
“Besar itu. Tapi saya kira itu rasionya mendekati 20 persen anggaran dalam konstitusi dan regulasi. Berapa jumlah anggaran pendidikan? Kan dalam aturan sesuai 20 persen,” kata Adi, Minggu (21/1/2018).
Menurutnya, misi pendidikan Ichsan untuk kemajuan daerah memang konsisten. Hal ini bukan tanpa alasan, mantan Bupati Gowa dua periode itu dikenal sebagai tokoh pencetus pendidikan gratis.



