MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Setelah nama dan nomor ponsel Ilmiah yang dicantum dalam pesan berantai mengenai ‘Adopsi Anak Korban Gempa Palu’ oleh pihak tak bertanggung jawab terkuak. Kali ini, seorang perempuan berinisial S juga mengaku mengalami kejadian serupa.
“Astagfirullah ada juga orang yang iseng memasukkan nama saya. Maaf saya tidak pernah memposting berita itu,” ujarnya kepada Sulselekspres.com, Sabtu (6/10/2018).
Untuk itu, S mengimbau kepada warga masyarakat agar tidak lagi menyebar informasi tersebut.
“Karena terus terang saya juga terganggu dengan masalah ini. Mohon bantuannya yah. Terima kasih,” harap S.
Sementara dari penulusuran sulselekspres.com, didapati 3 nomor ponsel selain S dan Ilmiah. Namun sampai saat ini, hanya dua yang berhasil dikonfirmasi.
Baca juga: Begini Kata Pemilik Kontak Person Adopsi Anak Korban Gempa Yang Beredar
Sebelumnya diberitakan, pada Jumat 5 Oktober 2018, sekira pukul 19.30 Wita, Ilmi diamankan petugas Satreskrim Polrestabes Makassar atas dugaan kasus hoaks yang didalangi dirinya. Namun, praduga tersebut tidak terbukti saat dilakukan pemeriksaan.
“Jadi ibu Ilmi diamankan oleh satreskrim, kemudian dilakukan pemeriksaan ternyata benar ybs tidak terlibat menyebarkan berita hoaks tersebut,” ujar Kasubag Humas Polrestabes Makassar, AKP (pol) Diaritz Felle, Sabtu (6/10/2018).
Untuk itu, Ilmi bersama pihak kepolisian melakukan klarifikasi melalui video terkait isu yang menyangkut namanya.
“Dengan ini saya melakukan klarifikasi, bahwa hal tersebut tidaklah benar atau hoaks dan saya tidak pernah memposting atau mem-viral-kan berita tersebut,” imbuhnya.
Selain itu, dalam videonya, Ilmi berpesan agar warga masyarakat Indonesia khususnya Sulawesi Selatan tidak mudah mempercayai kabar tersebut.
“Saya juga berpesan kepada saudara-saudari sekalian diseluruh Indonesia agar tidak mempercayai lagi postingan yang dikirim oleh orang yang tidak bertanggung jawab tersebut,” harapnya.
Baca: Pesan Berantai Adopsi Anak Korban Gempa Palu Beredar, Emak-emak Serbu SD Akar Panrita



