25 C
Makassar
Thursday, February 19, 2026
HomeHukrimMahasiswa UMI Tewas Dikeroyok

Mahasiswa UMI Tewas Dikeroyok

- Advertisement -

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Andi Fredi Akirmas, mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar diduga meregang nyawa setelah menjadi korban kebrutalan sekelompok oknum tak dikenal saat sedang menikmati minuman kopi di salah satu cafe yang berada dalam wilayah kampus.

Meski Fredi sempat dilarikan ke Rumah Sakit Ibnu Sina, namun nyawa Fredi tak sempat tertolong akibat luka tikaman benda tajam di punggungnya.

BACA: iPercantik Pedestrian Kota Sungguminasa, Pemerintah Akan Tanam 1.154 Pohon

Kepala Satuan Resort Kriminal (Kasatreskrim) Polrestabes Makassar, AKBP Indratmoko, membenarkan kejadian tersebut, sebagaimana keterangan yang disampaikan oleh Kasi Humas Polsek Panakkukang, Ahmad Halim, Selasa (12/11/2019).

Penyerangan tersebut terjadi di kantin Bos Cafe yang terletak di Fakultas Hukum (FH) Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar, pada hari Selasa (12/11/2019) sore.

BACA: FTI UMI Hadirkan Menu Spesial Bagi Kaum Milenial

“Telah terjadi penyerangan terhadap Mahasiswa UMI (Pok Organda Lamellong) yang dilakukan oleh OTK,” terangnya.

Berdasarkan keterangan saksi mata (AA), mengatakan bahwa saat penyerangan terjadi dia bersama tujuh orang rekannya sedang menikmati kopi, tiba-tiba puluhan OTK membawa sajam langsung menyerang mereka.

“Dirinya bersama tujuh orang rekannya sementara  minum kopi di lokasi kejadian, tiba-tiba sekitar 20 OTK menutup muka sambil membawa parang, badik, dan pipa besi, langsung menyerang, sehingga mereka lari menyelamatkan diri,”jelas AKBP Indratmoko.

Dikonfirmasi secara terpisah dari rekan korban (A) mengatakan jika korban terkena tikaman badik. Korban yang sudah terluka kemudian diseret, sehingga luka tikaman robek dan melebar, serta luka gores di bagian lutut dan tangan.

“Ditikamki di punggung kanannya, baru diseret. Itumi robek baru tambah lebar lukanya. Lutut sama tangannya juga lecet,” terang A.

“Jam 17:40 itu dibawami ke RS Ibnu Sina. Sekitar jam 18:00 keluarmi keterangannya dokter kalau meninggalmi temanku. Jadi pihak RS langsung serahkan jenazah ke pihak keluarga,” tambahnya.

spot_img

Headline

spot_img
spot_img