SULSELEKSPRES.COM – Mantan Ketua Mahkamah Konsitusi (MK), Mahfud MD ikut melibatkan diri dalam perang argumentasi soal pembelian saham PT Freeport oleh pemerintah.
Mahfud bahkan secara langsung menyemprot Legislator DPR RI dari fraksi Gerindra Rachel Maryam. Rachel dianggapnya ikut berkomentar tanpa tahu sejarah dari perusahaan tambang emas tersebut.
Kritik Mahfud ini bermula dari ciutan Rachel di Twitternya soal pembelian saham Freepot.
“Ada rumah dikontrakin ke orang. Pas kontraknya abis, untuk bisa ambil alih rumahnya sendiri, si pemilik rumah harus beli ke yg ngontrak. Belinya pake duit utang ke tetangga. Lalu semua tepuk tangan bahagia. #logikafreeport,” tulis Rachel.
Ada rumah dikontrakin ke orang. Pas kontraknya abis, untuk bisa ambil alih rumahnya sendiri, si pemilik rumah harus beli ke yg ngontrak. Belinya pake duit utang ke tetangga. Lalu semua tepuk tangan bahagia. #logikafreeport
— rachel maryam (@cumarachel) December 22, 2018
Mahfud MD yang mengetahui ciutan Rachel ini langsung memberikan tanggapan. Ini setelah salah satu nitizen menandai Mahfud dikolom komentar ciutan Rachel.
Dia meminta Rachel untuk lebih banyak membaca sejarah dan kontrak antara pemerintah dan Freeport.
“Bu Rachel itu berkonentar hanya bersumber dari medsos yang satu blok. Bu Rachel sbg anggota DPR harusnya membaca sejarah dan kontrak antara “Pemerintah-Freeport 1991″ khususnya Pasal 22.” kata Mahfud.
Baca: Fahri Hamzah Kritik Pembelian Saham Freeport: ‘Namanya Goblok’
Bu Rachel itu berkonentar hanya bersumber dari medsos yang satu blok. Bu Rachel sbg anggota DPR harusnya membaca sejarah dan kontrak antara "Pemerintah-Freeport 1991" khususnya Pasal 22. https://t.co/BQPYBkOQxz
— Mahfud MD (@mohmahfudmd) December 23, 2018



