MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Pemerintah Kota Makassar kembali meraih predikat B hasil evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Tahun 2019. Raihan tersebut merupakan kedua kalinya setelah pada tahun lalu meraih predikat yang sama.
Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan Pomanto, mengatakan, meski pihaknya mendapat predikat B. Namun itu belum memuaskan Danny sebagai orang nomor satu di Kota Makassar.
BACA: Makassar Raih SAKIP Predikat B Kedua Kalinya
“Proses kita masih lemah, kadang-kadang administrasinya tidak terlalu diperhatikan,” katanya, usai menghadiri hasil evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Tahun 2019, di Horel Sheraton, Selasa (19/2/2019).
Bahkan, untuk meraih predikat A Danny berancana akan ke DI Yogyakarta untuk belajar terkait Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP).
“Kita akan belajar dari Jogja, di sana tiga A kabupaten kotanya,” ungkap Danny Pomanto.
Selain Makassar, enam pemerintah kabupaten di Sulsel juga meraih predikat B. Di antaranya Kabupaten Bulukumba, Pinrang, Luwu Utara, Pinrang, Sinjai dan Gowa.
Sementara itu, Deputi Bidang Reformasi Birokrasi, Akuntabilitas Aparatur dan Pengawasan Kemenpan-RB M. Yusuf Ateh menjelaskan, hasil evaluasi yang disampaikan kepada pemda bertujuan untuk mengukur perkembangan implementasi SAKIP. Serta melakukan pembinaan yang berkesinambungan.
“Kemenpan-RB setiap tahunnya melaksanakan evaluasi atas implementasi SAKIP pada seluruh Kementerian, Lembaga, dan Pemerintah Daerah,” ujarnya.
Yusuf mengatakan, evaluasi tersebut telah dapat memetakan instansi pemerintah pada beberapa kategori. Pengkategorian ini dilakukan bukan sekadar dalam rangka menilai instansi pemerintah.
Namun, bertujuan memetakan tingkat implementasi manajemen kinerja masing-masing instansi pemerintah. Sehingga memudahkan proses perbaikan dalam implementasi SAKIP.
Penyerahan hasil evaluasi SAKIP kali ini diperuntukkan bagi 186 pemda di wilayah III yang terdiri dari seluruh 174 pemerintah kabupaten/kota dan 12 pemerintah provinsi se- Sulawesi, Maluku, Maluku Utara, Papua, Papua Barat, Darah Istimewa Yogyakarta, Jawa Tengah.



