MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Badan Pendapatan Daerah Provinsi Sulawesi Selatan menerapkan terobosan baru di awal bulan. Per 1 Maret 2019 ini transaksi atau pembayaran pajak kendaraan bermotor sudah bisa dilakukan melalui gerai minimarket yang ada di Sulsel.
“Mulai Maret ini, pembayaran pajak kendaraan sudah bisa dilakukan di semua Indomaret,” kata Kepala Bapenda Sulsel Tautoto Tanaranggina, Minggu (3/3/2019).
Dengan adanya terobosan baru tersebut Bapenda Sulsel bisa memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat dengan mendekatkan wajib pajak untuk bertransaksi meski berada di pelosok desa.
Inovasi terbaru tersebut juga diharapkan bisa menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi Sulawesi Selatan. Pajak kendaraan sendiri salah satu item dari PAD Pemprov Sulsel dengan capaian Rp207 miliar di sepanjang tahun 2018. Dari pendapatan asli daerah (PAD) yang totalnya mencapai Rp3,5 triliun lebih.
Sementara, untuk penyumbang PAD terbanyak untuk Provinsi Sulsel adalah PAD dari daerah dengan Rp3,4 triliun. “Jadi, nanti tidak ada lagi alasan untuk tidak membayar pajak dengan alasan kantor Samsat jauh,” jelasnya.
Pembayaran PKB di Indomaret, kata Tautoto, tidak akan menyulitkan masyarakat. Karena setelah membayar wajib pajak akan mendapat bukti bayar yang akan diperlihatkan ke Samsat untuk mendapatkan stempel di STNK.
Sebelum, inovasi tersebut berbagai inovasi telah lebih dulu diluncurkan. Antara lain, melalui layanan mobile banking, atau membayar melalui mesin ATM. Setiap hari digerakkan Kedai Samsat di titik-titik strategis. Terdapat pula Samsat Lorong untuk wajib pajak yang ingin pembayarannya dijemput di rumah.
Sementara, Kepala UPT Makassar I Selatan Bapenda Sulsel Harmin Hamid mengatakan, penertiban pajak akan terus digalakkan. Petugas bahkan akan mendatangi rumah wajib pajak yang menunggak pajak kendaraan.
“Kami sudah mempunyai data lengkapnya, nantinya kami akan datangi rumah atau kantor penunggak pajak untuk meminta mereka membayar pajak kendaraan. Pajak kendaraan yang dibayarkan oleh masyarakat akan digunakan untuk membiayai pembangunan infrastruktur di Sulsel,” ujarnya.



