25 C
Makassar
Selasa, Oktober 26, 2021
BerandaNasionalMenag Lukman Ingatkan Perbedaan Pilihan Jangan Jadikan Perpecahan 

Menag Lukman Ingatkan Perbedaan Pilihan Jangan Jadikan Perpecahan 

- Advertisement -

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Kontestasi pemilu baik itu pemilihan legislatif ataupun presiden selalu melahirkan perbedaan. Namum, Menteri Agama RI, Lukman Hakim, meminta perbedaan tersebut harus dilihat sebagai hal biasa. Dan tidak menjadikan perpecahan.

“Perbedaan itu biasa saja. Jadi perbedaan itu jangan membuat kita sebagai anak bangsa terpecah,” kata, Menteri Agama RI, Lukman Hakim, saat berada di Makassar menghadiri Konferensi Nasional Forum Kerukunan Ummat Bersatu (FKUB), Minggu (3/3/2019).

Menurut Lukman, segala bentuk perbedaan dalam pelaksanaan pesta demokrasi akbar nanti merupkan hal yang biasa saja. Masyarakat jangan terlalu menganggap hal itu secara berlebihan sehingga mudah untuk terprovokasi.

“Ini cuman agenda lima tahunan yang kalau setelah itu kita kembali rukun lagi sebagai sebuah bangsa. Bangsa Indonesia yang berbhineka tunggal ika,” jelas Lukman.

Baca juga:

Nurdin Abdullah: Kemenag Ubah Hoaks jadi Festival Gagasan

Danny Pomanto Tarik Ucapan Soal Cuti Camat Usai Diperiksa Bawaslu

Sehingga, dengan adanya FKUB ini diharapkan bisa menangkal semua berita hoaks yang bisa memecah kerukunan bangsa khususnya yang membawa nama agama tertentu. Sehingga, keutuhan bangsa tetap terjaga.

Karena menurutnya, pemahaman agama yang moderat harus terus dijaga karen hal itu merupakan modal besar bangsa Indonesia. Karena, jika pemahaman agama tidak dijaga dengan baik maka masyarakat bisa terjebak dalam pengamalan dan pemahaman ektrim.

“Semua masyarakat bangsa ini sebenarnya memiliki pehamanan yang sama bahwa nilai agama itu harus dijunjung tinggi dan itu modal besar kita sebagai bangsa Indonesia dan tinggal bagaimana merawatnya dengan baik,” jelasnya.

Jadi untuk menjaga agar masyarakat tidak terjebak dalam pemahaman yang ektrim maka pihaknya mengajak agar setiap warga untuk tetap pada pemahaman bahwa bangsa ini adalah bangsa yang besar dan banyak perbedaan.

BACA JUGA :  FAS Orasi Pasca Terima Rekomendasi PKS

Dengan begitu perpecahan yang mungkin terjadi dalam kontestasi pilpres bisa dihindari. Karena, sejatinya perbedaan khususnya dalam pilpres hanya persoalan pilihan, namun bukan menjadi alat untuk memecah masyarakat sebagai sesama anak bangsa yang bersaudara.

Penulis: M. Syawal
BACA JUGA
spot_img
spot_img
spot_img

Headline

IDR - Indonesian Rupiah
USD
14.230,8
EUR
16.574,3
JPY
125,3
KRW
12,1
MYR
3.428,8
SGD
10.556,7