GOWA, SULSELEKSPRES.COM – Mentri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB), Syafruddin akan mendorong pembenahan infrastruktur akibat kerusakan yang terjadi pasca bencana di Sulsel. Khususnya di Kabupaten Gowa.
“Saya akan mengkomunikasikan kembali agar seluruh pihak mulai dari Kemensos, Kementrian PUPR, BPBN dan instansi terkait lainnya agar mereka cepat melakukan perbaikan,” katanya, Rabu (30/1/2019).
BACA: Korban Bencana Gowa Capai 53 Orang
Rehabilitasi atau perbaikan infrastruktur akibat kerusakan harus dilakukan dengan cepat. Seperti perbaikan sekolah rusak, jalan, terlebih jembatan karena merupakan akses publik.
Sjafruddin mengatakan, pembenahan infrastruktur yang rusak akibat bencana banjir dan tanah longsor tidak akan bisa dibangun oleh anggaran dari Pemerintah Kabupaten Gowa sendiri. Butuh bantuan dari pusat.
“Pemerintah pusat tidak boleh tinggal diam karena recovery infrastruktur harus ditangani bersama-sama,” jelasnya.
BACA: Wali Kota Makassar akan Masukkan Pelajaran Mitigasi Bencana di Sekolah
Sementara, Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan mengatakan bahwa pembenahan infrastruktur memang menjadi perhatian, khususnya di Pemerintah Pusat. Dan itu sudah di instruksikan langsung oleh Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla.
Termasuk dari Kementrian PUPR untuk membantu pembangunan jembatan terputus di Gowa. Target waktunya akan dilakukan secepatnya.
“Kita telah berkoordinasi. Kami akan buatkan surat keterangan, kemudian disampaikan dan diteruskan kepada mentri,” katanya.



