29 C
Makassar
Thursday, March 5, 2026
HomeNasionalMuannas Sebut MUI Sudah Benci Akut Terhadap Jokowi

Muannas Sebut MUI Sudah Benci Akut Terhadap Jokowi

Penulis(*)
- Advertisement -

SULSELEKSPRES.COM – Pernyataan Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Abbas, yang membandingkan kerumunan kunjungan Jokowi dengan kegiatan Habib Rizieq menuai kritik.

Advokat Muannas Alaidid menyebut MUI sudah benci akut terhadap Presiden Jokowi. Dia meminta MUI mencarikan pasal yang dilanggar Jokowi atas terjadinya kerumunan disalahsatu kunjungannya di NTT.

Coba suruh dia cari sendiri pakai pasal apa ? jangan nyuruh minta ditahan aja, terlanjur benci akut sampai harus ambil alih tugas polisi.” kata Muannas melalui akun media sosialnya, (26/2/2021).

Menurut dia, pejabat MUI seperti Anwar Abbas mesti ditegur. Pasalnya dia meyakini apa yang dia sampaikan belum tentu menjadi pandangan MUI secara kelembagaan.

MUI mestinya ambil sikap orang model anwar abbas ini, sdh sering kali dia ini. karena saya yakin ini pendapat pribadinya bukan resmi MUI, tegur dan tertibkan, pendapat pribadi dibiarkan seolah sbg pendapat lembaga itu sesat.” katanya.

Seperti banyak diberitakan, Anwar Abbas mempertanyakan bagaimana proses kepolisian merampungkan masalah kerumunan di tengah pandemi Covid-19 yang dipicu kehadiran figur publik.

Dua insiden belakangan yang dicontohkan Anwar Abbas adalah kehadiran pentolan FPI Rizieq Shihab di beberapa kegiatan keagamaan dan kunjungan kerja Presiden Joko Widodo baru-baru ini ke Nusa Tenggara Timur (NTT). Kata dia, idealnya polisi bertindak adil secara hukum dalam memperlakukan keduanya.

“Masalahnya Pak Jokowi juga sudah melakukan hal yang sama dengan yang dilakukan oleh Habib Rizieq. Kalau Habib Rizieq ditahan karena tindakannya, maka logika hukumnya supaya keadilan tegak dan kepercayaan masyarakat kepada hukum dan para penegak hukum bisa tegak maka Presiden Jokowi tentu juga harus ditahan,” kata Anwar Abbas dalam keterangan tertulis, Kamis (25/2) dikutip dari CNNIndonesia.

“Tapi kalau Presiden Jokowi ditahan, negara bisa berantakan. Dan kalau Habib Rizieq ditahan, umatnya tentu juga akan berantakan. Padahal kita tidak mau bangsa dan negara serta rakyat dan umat kita berantakan,” lanjut dia lagi.

Anwar pun mengingatkan siapapun untuk tidak mempermainkan hukum. Karena itu dalam kasus ini dia sekaligus menyarankan, demi keadilan maka hukuman bagi kedua tokoh tersebut bisa berupa sama-sama didenda ketimbang disanksi penahanan.

(*)

spot_img

Headline

spot_img
spot_img