GOWA, SULSELEKSPRES.COM – Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Gowa H. Muchlis hadir meninjau proses verifikasi akreditasi tahun kedua Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Syekh Yusuf. Survei verifikasi tersebut dilakukan langsung Komisi Akreditasi Rumah Sakit Dr. Suriah Tjegge, MHA di aula RSUD Syekh Yusuf.
H. Muchlis mengatakan, kehadiran tim survei tersebut untuk mengecek kembali kualitas pelayanan rumah sakit pasca diberikan akreditasi paripurna. “Tim survei ini untuk mengecek terus semua keterlibatan stakeholder dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada pasien,” ujarnya.
Menurut H. Muchlis, jika sebelumnya pada paradigma lama dianggap hanya dokter ahli yang fokus memberikan pelayanan terbaik kepada pasien sementara lainnya hanya pendukung. Maka pada paradigma baru ini semua pelayanan kesehatan baik administrasi dan perawat dianggap sebagai pihak yang memegang peran penting untuk memberikan kenyamanan pelayanan bagi pasiennya.
BACA: 25 Pejabat Berhasil Menyusun Draft Rancangan Awal RPJMD 2021-2024
“Meski RSUD Syekh Yusuf telah mendapatkan akreditasi tetap memang dilakukan monitoring dan evaluasi sehingga penerapannya dapat sesuai dengan sertifikasi yang diberikan,” terangnya.
Dia pun berharap akreditasi tersebut dapat terus dipertahankan bahkan ditingkatkan, apalagi rasio dokter akan semakin baik. Melihat pada penerimaan CPNS tahun lalu dan tahun ini formasi terbanyak ada pada tenaga kesehatan baik dokter maupun perawat.
Kemudian, tidak kalah pentingnya kehadiran RSUD Syekh Yusuf dengan gedung baru dapat semakin mendorong peningkatan layanan kesehatannya.
Sementara Komisi Akreditasi Rumah Sakit Dr. Suriah Tjegge, MHA mengatakan, RSUD Syekh Yusuf sudah layak menjadi rumah sakit rujukan karena telah mengantongi akreditasi dan masuk sebagai rumah sakit tipe B. Terlebih lagi jika gedung baru rumah sakit ini sudah dapat dioperasikan untuk masyarakat.
BACA: Ini Harapan Wabup Kepada Kontingen Saka Kalpataru dan Wanabakti Gowa
“Layanan kesehatannya kan sudah lengkap apalagi sudah kelas B sehingga memenuhi syarat untuk jadi rumah sakit rujukan utamanya kepada klinik-klinik atau rumah sakit type C,” katanya.
Di tempat yang sama Direktur RSUD Syekh Yusuf dr. Salahuddin mengungkapkan, sekitar 100 orang peserta yang mengikuti verifikasi ini. Mereka terbagi dari tiga kelompok kerja (Pokja) dengan 15 sub pokja.
“Verifikasi ini kita lakukan agar kita bisa mempertahankan akreditasi yang telah diraih sebelumnya. Kita berharap hasil verifikasi ini bisa memberikan hasil yang baik,” ujarnya.
Dia menjelaskan, hal-hal yang menjadi penilaian dalam verifikasi tersebut yakni pelayanan dari segi pelayanan rawat jalan, rawat inap, sarana-prasarana lainnya. Termasuk standar tenaga kesehatannya.
Adapun pokja yang mengikuti verifikasi yakni Pokja Manajemen, Pokja Medik dan Pokja Perawat serta 15 sub pokja dari masing-masing pokja.



