MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Sulawesi Selatan dikenal dengan sumber daya alamnya yang sangat luar biasa, terlebih mengenai pertanian dan perkebunannya.
Olehnya itu, Gubernur Sulawesi Selatan, HM Nurdin Abdullah memaparkan, kedepan Sulawesi Selatan bukan hanya menyandang sebagai lumbung pangan nasional, tetapi kesejahteraan juga harus kita hadirkan, di tengah-tengah para petani kita. Tentunya, dengan upaya mengoptimalkan potensi alam yang ada, mungkin selama ini padi dan jagung saja.
“Kita mencoba melihat, apa sih yang menjadi pasar ekspor, saya kira banyak komuditas-komuditas yang menjadi sumber ekspor kita, diantaranya kebutuhan talas safira, yang disebut sebagai satu himo itu,” ungkap Nurdin Abdullah saat ditemui di Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Makassar, Kamis (6/12/2018) malam.
Menurut Guru Besar Unhas Makassar ini, kebutuhan talas safira sangat tinggi di Negara Jepang. Oleh karena itu dengan potensi alam yang sangat mendukung, tentunya masyatakat Sulsel bisa menjadi petani talas dan akan memenuhi kebutuhan masyarakat Jepang.
“Itu Jepang membutuhkan sekitar 3000 ton perbulannya, dan saya kira potensi sangat besar ada di Sulawesi Selatan, tinggal bagaimana kita mendorong, yang kedua tentu kita berharap supaya sustenebeliti pembangunan sektor pertanian di Sulawesi Selatan ini harus kita jaga, supaya kesediaan air itu terus ada,” jelasnya.
Apalagi lanjutnya, Sulawesi Selatan saat ini sudah berhasil membangun bendungan, dan irigasi baru untuk masyarakat di berbagai daerah di Sulsel.
“Kita bersyukur ada banyak bendungan-bendungan baru yang bisa kita manfaatkan, mudah-mudahan ini akan menunrunkan sawah tak ada hujan kita, yang paling banyak sekitar 2500 hektar se-Sulawesi Selatan,” pungkasnya.



