23 C
Makassar
Sunday, March 8, 2026
HomeHiburanOperasi Plastik Hingga Rp 1 M, Begini Cerita Nita Thalia Dibilang Wajahnya...

Operasi Plastik Hingga Rp 1 M, Begini Cerita Nita Thalia Dibilang Wajahnya Lumpuh

- Advertisement -

SULSELEKSPRES.COM – Artis Nita Thalia menceritakan pengalamannya tentang menjalani operasi plastik yang disebut-sebut sampai menghabiskan biaya Rp 1 miliar. Bahkan, ada yang menyebut wajah Nita sampai lumpuh gara-gara hal ini

Nita menyebut keinginannya untuk melakukan operasi plastik dimulai sejak 2015. Kala itu, Nita ingin membuat hidungnya lebih mancung.

BACA: Sindir Ratna Sarumpaet, Ari Wibowo: Gaes Aku Mau Operasi Plastik

“Awalnya karena ingin menghilangkan lemak di pipi. Saat itu aku langsung pergi ke dokter bedah plastik, soalnya sebelumnya ke klinik kecantikan dapat perawatan setrika wajah tapi tidak maksimal,” cerita Nita dilansir DokterSehat.

Setelah berkonsultasi, Nita mendapatkan saran untuk mengambil lemak di pipinya sehingga hidungnya pun bisa terlihat lebih mancung. Hanya saja, Nita juga ingin membuat matanya juga menjadi lebih indah karena menurutnya bagian dari wajah inilah yang akan pertama kali dilihat saat bertemu dengan orang lain.

BACA:Deddy Corbuzier Mengaku Bangga Pernah Operasi Tanpa Dibius

“Aku hanya ingin memperbaiki bagian wajah yang menurutku kurang bagus seperti hidung atau mata,” lanjutnya.

Setelah menjalani operasi plastik, Nita mengaku puas dengan hasilnya.

“Lemak di pipi sudah dibuang, hidung implan juga sudah dipasang namun terlihat natural dan tidak terlalu tinggi,” ceritanya.

Sempat mengalami kelumpuhan wajah
Sayangnya, setelah menjalani operasi plastik, Nita mengalami kondisi yang disebut dengan belpasi. Kondisi ini membuatnya lumpuh atau lemah pada satu sisi otot pada wajahnya. Kondisi ini memang bisa menyerang mereka yang baru saja menjalani operasi plastik.

“Sekitar dua tahun lalu aku mengalami belpasi. Penyebabnya adalah virus yang disebarkan oleh AC. Selain itu, kalau daya tahan tubuh sedang tidak baik, belpasi bisa saja menyerang. Selain yang menjalani operasi plastik, kondisi ini juga bisa menyerang siapa saja, khususnya yang tidak menjalani gaya hidup atau pola makan yang baik,” jelas Nita.

Nita juga menyebut pengendara sepeda motor yang jarang memakai helm lebih rentan terkena belpasi karena lubang telinganya tidak mendapatkan perlindungan apapun. Padahal, virus ini bisa masuk lewat lubang telinga.

“Virusnya merusak saraf ke tujuh yang posisinya di belakang telinga. Jadi kondisi ini bukan disebabkan oleh operasi plastik. Setelah menjalani terapi, enam bulan kemudian aku sembuh,”jelasnya.

spot_img

Headline

spot_img
spot_img