MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Pemerintah kota Makassar terus melakukan berbagai upaya dalam memassifkan edukasi kepada masyarakat terkait covid-19 menuju new normal.
Salah satunya metode yang digalakkan pemerintah dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat, seperti RT/ RW, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan pihak kampus.
Karena itu pula Pj Wali Kota Makassar, Yusran Jusuf, mendorong Ikatan Pemuda Muhammadiyah (IPM) agar dapat menjadi duta edukasi Covid-19. Diharapkan IPM mampu mengambil satu segmen dalam masyarakat seperti pada tingkat pelajar di semua jenjang pendidikan.
“Perlu kita terus memberi edukasi dengan muatan-muatan tentang protokol kesehatan, tentang kelompok yang rentan terpapar, cara penguatan imun, termasuk jenis-jenis penyakit yang rentan jika terpapar virus,” ucap Yusran, Kamis (11/6/2020).
Selain itu, kelompok rentan perlu dijaga agar tidak kemana-mana serta senantiasa memperbaiki asupan gizi untuk meningkatkan imunitas. Untuk itulah IPM diminta mengambil peran agar bisa menjadi juru bicara meyakinkan masyarakat, khususnya pelajar bahwa kita butuh kesabaran sedikit lagi.
Hal ini juga sejalan dengan kegiatan yang akan dilaksanakan IPM, yakni Syawalan Silaturrahmi dan Diskusi Online dengan tema kebijakan “New School Life”.
BACA: Ketua DPRD Rudianto Lallo Apresiasi Keberhasilan Kota Makassar Raih WTP Kelima
Senada, Plt Kepala Dinas Pendidikan Makassar, Amalia Hambali, mengatakan bahwa sampai Desember pembelajaran masih di rumah. Sementara kalender pendidikan tetap jalan mulai tanggal (13/6/2020).
“Sesuai kalender, Pendidikan sudah melakukan penerimaan siswa baru (1/7/2020). Proses belajar mengajar tetap jalan, namun kondisinya berbeda. IPM bisa jadi duta edukasi, membentuk tim khusus di sekolah terutama sekolah pinggiran,” jelas Lia, sapaan akrabnya.
Sementara itu, Muhammad Ali Mabhan, ketua pimpinan daerah ikatan pelajar Muhammadiyah pada kesempatan yang sama menyampaikan bahwa kegiatan yang akan dilakukannya itu dilatari atas keresahan saat kembalinya aktifitas sekolah nanti, jangan sampai penerapannnya tidak sesuai yang diharapkan.
“Kita akan membantu melakukan edukasi di tingkat pelajar sesuai harapan Pak Wali” singkatnya.



