MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Pemerintah Provinsi (Pemprov) akan kucurkan dana puluhan milyar untuk pembangunan hotel di Kepulauan Selayar.
Hal ini sesuai dengan yang disampaikan oleh Bupati terpilih, Basri Ali dalam kunjungannya untuk melakukan kolaborasi dengan Pemprov di Ruang Kerja Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Selasa, (12/1/2021).
“Hotel ini rencananya tahun ini, untuk mendukung KEK (Kawasan Ekonomi Khusus), Anggarannya itu Rp 20-30 miliar,” kata Basri Ali.
Unsur kebudayaan Selayar akan dimasukkan dalam rancang dan desain bangunan.
Basli Ali menyampaikan kepada gubernur bahwa pelaksanaan Pilkada Selayar berjalan dengan lancar.
“Pelaksanaan Pilkada di Selayar dapat berjalan dengan lancar. Sampai hari ini tidak ada masalah, dan gugatan pun tidak ada. Dan, Insyaallah mungkin kalau tidak ada halangan, kami akan ditetapkan jadi bupati dan wakil bupati Selayar,” kata Basli.
Ia menyebutkan, dibawah kepemimpinan Nurdin Abdullah, banyak program yang dihadirkan di Selayar.
“Sekaligus menyampaikan beberapa harapan kami kepada Pak Gubernur terkait persoalan listrik, pengembangan penataan perkotaan di Selayar, juga persoalan perikanan,” paparnya.
Menurutnya, Nurdin sangat memberikan respon baik dalam menyelesaikan persoalan dan mendorong untuk segera melakukan rapat dan koordinasi dengan instansi teknis yang ada di Pemprov Sulsel. Di Selayar diharapkannya ada kawasan perikanan terpadu dan akan menjadi kewenangan pemerintah provinsi.
“Beliau akan membantu kami agar KIPT ini bisa dapat berjalan. Karena ini sebuah kawasan yang harus didesain dengan baik dan Pak Gubernur siap membantu agar KIPT ini bisa berjalan dengan baik,” harapnya.
Sementara itu, Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Prof HM Nurdin Abdullah mengatakan, Selayar adalah daerah yang sangat potensial, baik dari sisi potensi pariwisata maupun perikanan. Namun, dari kemampuan APBD tidak cukup untuk menyelesaikan berbagai kebutuhan masyarakat. Sehingga, membutuhkan kolaborasi dengan pemerintah provinsi.
“Kita berharap, kita pancing Selayar ini dengan membangun infrastruktur. Yang kedua, menghadirkan tenaga listrik, tidak lagi menggunakan genset. Kita berharap kabel bawah laut itu sudah bisa kita hubungkan di Selayar. Sehingga, ketersediaan listrik sangat memadai untuk pembangunan pariwisata,” kata Nurdin.
Selain itu, rencana pembukaan Kawasan Industri Perikanan Terpadu (KIPT) dan progres usulan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Selayar, harus didorong.
“KEK juga akan kita dorong cepat. Yang inti, Selayar tidak bisa kita lihat sebelah mata. Tapi kita harus melihat bahwa Selayar ini potensi besar yang dimiliki oleh Sulawesi Selatan,” ungkapnya.
Dalam pertemuan itu, hadir juga Sekda Selayar Marjani Sultan, Ketua Tim Gubernur Untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) Ariady Arsyal dan Anggota TGUPP yang juga mantan Bupati Selayar, HM Akib Patta.



