25 C
Makassar
Selasa, Januari 19, 2021
Beranda Headline HUT 48 Tahun, Momentum Introspeksi bagi PDIP

HUT 48 Tahun, Momentum Introspeksi bagi PDIP

- Advertisement -

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) memperingati hari ulang tahunnya ke 48 tahun pada Ahad (10/1) kemarin.

Pelaksanaan perayaan ulang tahun tersebut diikuti oleh seluruh kader dan struktural partai mulai dari tingkat DPP, DPD, DPC, PAC, ranting dan anak ranting seluruh Indonesia melalui virtual.

Ketua Umum DPP PDIP, Megawati Soekarnoputri memberi pidato politik dalam acara ini. Presiden Joko Widodo juga turut memberi sambutan.

Khusus DPD PDIP Sulsel, merayakan acara milad ini di sekretariatnya di Jalan Gunung Bawakaraeng, Makassar. Acara digelar secara sederhana namun khidmad.

“Sebelum mendengarkan pidato politik Ibu ketua umum dan Presiden Jokowi, DPD PDI Perjuangan Sulsel menyerahkan 48 tumpeng kepada kelompok masyarakat dan OKP keagamaan dan kemasyarakatan,” kata Sekretaris DPD PDIP Sulsel, Rudy Pieter Goni.

RPG sapaannya menuturkan bahwa usia partai yang ke 48 tahun ini menjadi ajang introspeksi diri di dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat.

“Apa yang kami kerjakan selama ini apakah sudah menjadi manfaat untuk bangsa dan negara. Apalagi kami memiliki ribuan kepala daerah dan anggota DPRD di seluruh tanah air,” ucap legislator DPRD Sulsel ini.

Ketua Panitia HUT PDIP Sulsel, Risfayanti Muin menambahkan acara milad ini bukan hanya sekadar seremoni. Tapi akan dirangkaikan dengan kegiatan penanaman ribuan pohon yang serentak pada (23/1) mendatang.

“PDI Perjuangan se-Sulsel serentak hari ini ada 1062 tumpeng yang disiapkan. Lalu dibagikan kepada kelompok masyarakat,” jelasnya.

Datang dalam acara ini yakni Wakil Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman. Hadir pula pengurus DPD PDIP Sulsel lainnya seperti Andi Ansyari Mangkona, Husain Djunaid, Fathul Fauzi Nurdin, Andi Putra Batara serta pengurus sayap dan badan partai.

Karena masih dalam suasana Covid 19, maka peserta yang hadiri kegiatan di DPD terlebih dahulu dilakukan tes anti rapid antigen.

- Advertisement -

Headline