Mengurangi kendali utang AS
Saat ini, Cina menguasai utang pemerintah AS sebesar US$1,17 triliun setelah selama dua dekade Beijing membeli surat berharga AS dalam jumlah banyak sebagai strategi investasi. Langkah itu membuat Cina dapat mengumpulkan miliaran dolar dari pembayaran bunga.
Beberapa ekonom berspekulasi Cina bisa saja mengurangi kendalinya atas utang AS sebagai aksi balasan.
Sebab, jika Cina memutuskan menjual surat berharga AS dalam jumlah signifikan, pasar internasional akan terguncang. Peningkatan suplai surat berharga akan menjatuhkan nilainya sehingga perusahaan-perusahaan serta konsumen AS akan membayar lebih mahal jika mereka ingin meminjam uang.
Konsekuensinya, ekonomi AS akan melambat.
Akan tetapi, sejumlah analis memandang turunnya nilai surat berharga juga akan berdampak buruk ke Cina dan negara itu tidak akan menemukan alternatif lain yang lebih aman untuk berinvestasi.



