MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Kota Makassar merupakan salah satu kota yang memiliki banyak sejarah. Sepanjang berdirinya, kota ini pernah dijadikan sebagai benteng pertahanan bangsa Belanda, di masa penjajahan masih berlangsung.
Kini, peninggalan sejarah tersebut terpampang helas di sejumlah titik, tidak terkecuali Benteng Fort Rotterdam. Benteng ini juga kerap dijadikan venue pelaksanaan perayaan hari ulang tahun kota Anging Mammiri.
Sejumlah rangkaian kegiatan dikemas semeriah mungkin. Sampai pada berhari-hari perayaan. Pentas seni, budaya, kuliner, dan berbagai kegiatan turut terlihat di setiap peringatan ulang tahun kota Makassar.
Berbeda halnya tahun ini. Peringatan perayaan hari jadi kota Makassar tahun 2020 ini berbanding terbalik dari sebelumnya. Perbedaannya sangat jauh. Semua tidak lepas dari kondisi pandemi Covid-19 yang masih melanda.
Menurut keterangan Asisten II (Bidang Perekonomian dan Pembangunan), Sittiara Kinnang, perayaan peringatan ulang tahun kota Makassar ke-413 ini hanya akan berlangsung sekitar 45 menit saja.
Perayaan itu juga hanya diikuti oleh 131 peserta dan bakal berlangsung di Ruang Rapat Paripurna DPRD kota Makassar, Jalan Andi Pangerang Pettarani, kota Makassar, pada hari Senin (9/11/2020) mendatang.
“Perayaannya kita gelar sederhana. Cuma digelar di Ruang Rapat Paripurna DPRD Makassar. Yang hadir cuma 131 orang. Itu karena kapasitas ruangan yang diperhitungkan. Kan masih pandemi,” ujar Sittiara dalam agenda Coffee Moorning Humas Pemkot Makassar, Jumat (6/11/2020).
“Waktunya juga cuma sekitar 45 menit. Jadi kita betul-betul atur sesuai protokol kesehatan. Kan kita tidak boleh kumpul di dalam ruangan lama-lama,” lanjutnya kepada awak media di Shox Coffee, jalan Singa no 22, kota Makassar.
Unsur-unsur yang dilibatkan dalam perayaan ulang tahun Kota Daeng ke-413 ini hanya berasal dari SKPD kota Makassar, pihak DPRD kota Makassar, Gubernur dan jajarannya, ketua KPU, ketua Bawaslu, dan segelintir pihak lainnya.
“Yang hadir ya dari pihak Pemkit, DPRD, Gubernur, dan karena ini momentum Pilkada, kita undang juga ketua KPU dan ketua Bawaslu kota Makassar,” jelas Sittiara.
Sementara menurut keterangan Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) kota Makassar, Ismail Hajiali, pihak-pihak yang tidak hadir di lokasi bakal mengikuti secara daring melalui zoom dan youtube.
Sedangkan untuk masyarakat yang ingin menyaksikan perayaan hari jadi kota Makassar ke-413 ini bisa menyaksikan lewat tayangan TVRI dan sejumlah stasiun televisi lokal.
“Nanti live juga di TVRI dan sejumlah tv lokal. Jadi masyarakat bisa nonton. Untuk SKPD yang tidak ikut ke DPRD, mereka ikut merayakan lewat zoom dan youtube,” jelasnya.



