DENPASAR, SULSELEKSPRES.COM – Untuk memperkuat kemitraan antara sesama Sekretariat lembaga legislatif untuk penyebarluasan informasi.
Rombongan Sekretariat DPRD Sulsel, bersama awak media melakukan kunjungan ke Sekretariat DPRD Provinsi Bali, Jumat (2/11/2018).
Pada kesempatan ini, diterima langsung oleh pihak Sekretariat DPPRD Provinsi Bali dan sejumlah awak media yang setiap hari melakukan pelioutan di daerah ini.
Dalam sabutan penyambutanya, I Made Sumardika selaku Kasubag Perencanaan DPRD Provinsi Bali menyampaikan banyak hal kaitan dengan kondisi keabraban media dan mekanisme peliputan di DPRD Bali.
“Kami di sini, ada juga forum wartawan yang posting di DPRD Bali. Jumlah 18 media, terdiri dari cetak, online juga elektronik. Kami juga ada satu program penyebar luasan dan informasi ke publik,” ungkapnya di hadapan rombongan dari Sekretariat DPRD Sulsel.
Dijelaskan, kaitan dengan penyebaran luasan informasi dengan wartawan. Disebutkan, ada satu forum yang dikemas dalam bentu caffe morning.
Disini pihaknya melakukan diskusi membahas berbagai proglem serta apa yang dilakukan untuk mencarikan solusi.
“Kedekatannkami dengan media juga akrab. Karena ada ruang diskusi,” katanya.
Di DPRD Provinsi Bali sendiri, jumlah anggota Deqan sebanyak 55 orang. Jumlah ini berasal dari partai politik yang ikut pemilu pada 2014 lalu.
Tak hanya di kantor DPRD Bali. 0ada kesempatan kunjungan di Provinsi pulau Dewata ini. Akan berlangsung selama tiga hari, salah satu juga menjadi lokasi adalah. Kunjungan media di Kantor Redaksi Bali Pos. Jl, Kepundung 67 A. Denpasar.
Rombongan yang dipimpin oleh Kepala Bagian Perundang – undangan dan Informasi DPRD Sulsel, Surya Darma Thomas mengataakan tujuan kunjungan untuk mengetahui kemitraan dengan media cetak dan elektronik dalam rangka penyebar luasan informasi di DPRD Bali.
“Tujuan kami kesini, mengetahui sejau mana keterkaitan media dengan Dewan terkait peliputan di DPRD Bali. Itu sebabnya, kami kemas dalam bentuk penyebarluasan dan publikasi kegiatan dewan,” katanya.
Ditambahkan, kunjungan seperti ini sudah beberapa kali dilakukan di daerah daerah lain. Bagaiaman kalaborasi instansi dengan media.
“Kami juga ingin mengetahui bagaiamna caranya melakukan press relase atau laporan pansus. Hal ini agar berkinenambungan disampaikan ke masyarkaat,” pungkasnya.



